HUKUM
Ojang Suhandi (pin/dok)
12/1/2017 14:25:21
109

Bekas Bupati Subang Divonis 8 Tahun Penjara

Harianlampung.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ITipikor) Bandung menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara terhadap mantan Bupati Subang Ojang Sohandi. Ia dinyatakan bersalah dan terbukti menerima suap dan pencucian uang.

"Menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Longser Sormin, Rabu (11/01) malam kemarin.

Selain hukuman badan, majelis hakim juga mewajibkan Ojang membayar denda Rp300 juta subdiser 6 bulan kurungan.

Vonis pidana penjara yang dijatuhkan terhadap Ojang lebih rendah 1 tahun dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum. Pengakuan Ojang atas kejahatan yang dilakukannya merupakan alasan hakim meringankan vonis untuk mantan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Di sisi lain, majelis hakim menyatakan, sebagai kepala daerah Ojang memberikan contoh perilaku yang buruk untuk publik. Ia juga disebut tidak mendukung pemberantasan korupsi yang digalakkan pemerintah pusat.

Usai sidang Ojang menyatakan menerima seluruh putusan hakim. "Apapun keputusan majelis hakim saya terima dan akan saya laksanakan," tuturnya.

Seperti diketahui Ojang ditangkap KPK pada April 2016. Dugaan awal penyidik, Ojang memberikan suap kepada 2 jaksa di Kejati Jawa Barat, yaitu Fahri Nurmallo dan Deviyanti Rochaeni. Ojang menyuap dua jaksa itu agar tuntutan kejaksaan terhadap Jajang Abdul Kholik dan Lenih Marliani pada kasus penyalahgunaan anggaran BPJS Subang.

Dalam pengembangan, KPK  menduga Ojang menerima gratifikasi senilai Rp38,2 miliar dari sejumlah kepala dinas di Subang. Ojang mengaburkan jejak suap itu dengan membeli tanah, kendaraan, bangunan, yang diatasnamakan orang lain.
(pin)