HUKUM
Ag Digiring Polisi (azim/pin)
12/1/2017 18:09:53
160

Coba Cabuli Pacar, Pelajar SMA Ditangkap Polisi

Harianlampung.com - ‎Polsek Pugung, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Rabu (11/1) malam, mengamankan seorang remaja, AG (17), karena terlibat kasus pencabulan. Remaja bertubuh kurus itu, sudah delapan bulan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus pencabulan terhadap EL (16) warga Pugung.

Kapolsek Pugung Ipda. Mirga Nurjuanda mengatakan, AG ditangkap saat hendak menginap di rumah temannya di Pekon Tangkitserdang, Kecamatan Pugung, sekitar pukul 23.30 WIB. Penetapan DPO dan penangkapan terhadap AG, berdasarkan LP/B/60/IV/2016/LPG/RES TGMS/SEK PUGUNG tanggal 28 April 2016, tentang tindak pidana pencabulan terhadap EL (16).

Pencabulan terhadap gadis di bawah umur itu, lanjut Mirga, berawal saat tersangka menjemput korban yang baru pulang dari sekolah menggunakan sepeda motor. Korban sendiri bersekolah di wilayah Pagelaran, Pringsewu. Bukannya mengantarkan EL ke rumah, AG malah menuju perkebunan karet milik PTPN VII. Di sana, AG menghentikan sepeda motornya.

Tanpa curiga, EL mengikuti AG untuk duduk di atas batu. Tiba-tiba tersangka mencium dan berusaha membuka pakaian korban. Sontak korban memberontak dan melawan menggunakan kaca peralatan make up yang diambil dari saku bajunya.

Akibat upaya perlawanan korban, hingga leher AG terluka. Begitu mendapatkan kesempatan, korban langsung meloloskan diri dari cengkraman AG dan berlari meminta pertolongan. "Begitu sampai di rumah, korban bersama orangtuanya segera melapor ke kami. Berdasarkan keterangan korban dan saksi petunjuk, kami tetapkan AG sebagai tersangka," ujar Mirga.

Mengetahui korban dan keluarganya melapor polisi, tersangka yang berperawakan tinggi itu kabur keluar Kabupaten Tanggamus selama delapan bulan. Dan beberapa saat sebelum penangkapan, Anggota Polsek Pugung yang memang bertugas mengintai, mengetahui bahwa tersangka pulang ke rumah kawannya di Pekon Tangkitserdang.

"Dia kami tangkap tanpa perlawanan. Guna mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya pada EL." katanya.

 AG terancam dijerat Pasal 76D jo Pasal 81 ayat  (1), ayat (2), atau Pasal 76E jo Pasal 82 ayat (1) UU RI Nomor 35/2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak. Karena AG juga masih di bawah umur, maka penyidikan tersangka merujuk UU RI Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak," tandas Mirga. 
(zim/jun)