HUKUM
Gedung KPK (pin/dok)
19/5/2017 16:54:00
120

Berkas Lengkap, 2 Penyuap Patrialis Segera Diadili

Harianlampung.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas perkara Dirut CV Sumber Laut Perkasa, Basuki Hariman dan anak buahnya Ng Fenny, tersangka pemberi suap mantan hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar. Keduanya akan segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Hariman dan Fenny diduga menyaup  Patrialis terkait judicial review UU Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan di MK. Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah mengatakan, berkas keduanya telah dinyatakan lengkap atau P21.

Untuk itu, tim penyidik melimpahkan berkas penyidikan, barang bukti, dan tersangka  Basuki Hariman dan Ng Fenny ke tahap penuntutan atau tahap II. “Dilakukan pelimpahan tahap II untuk BHR (Basuki Hariman) dan NGF (Ng Fenny) dalam kasus indikasi suap terhadap Hakim MK," terang Febri di Gedung KPK, Jakarta.

Dengan pelimpahan ini, jaksa penuntut umum memiliki waktu setidaknya 14 hari untuk menyusun surat dakwaan terhadap Basuki dan Ng Fenny. Nantinya, surat dakwaan ini dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta untuk disidangkan. “Persidangan direncanakan akan dilakukan di Pengadilan Tipikor pada PN Jakpus," tambah dia.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka yakni, Basuki dan Ng Fenny sebagai pemberi suap dan Patrialis dan rekannya, Kamaludin sebagai penerima suap.

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, Basuki dan Ng Fenny sebagai tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 6 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara, Patrialis Akbar dan Kamaludin disangka melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
(pin)