HUKUM
Andrie W Setiawan. (tom/pin)
11/8/2017 11:58:03
114

Koruptor Seragam Siswa Miskin Akhirnya Ditahan

Harianlampung.com - Setelah dua kali mangkir dari panggilan jaksa dengan alasan sakit, koruptor seragam siswa miskin, Iwan Rahman akhirnya ditahan di Lapas Rajabasa, Bandarlampung.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bandarlampung Andrie W Setiawan mengatakan sudah dua kali memanggil Iwan Rahman untuk menjalani hukuman.

"Tetapi yang bersangkutan tidak hadir untuk memenuhi panggilan eksekusi," ujar Andrie di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Kamis (10/8). Menurut dia, hingga tujuh hari usai vonis, Iwan tak mengajuan banding sehingga hukumannya dinyatakan berkekuatan hukum tetap.

Pada Rabu (9/8) sekitar pukul 15.00 WIB Iwan Rahman akhirnya datang ke Lapas Rajabasa didampingi kuasa hukum untuk dieksekusi oleh Jaksa. "Yang bersangkutan didampingi keluarga datang ke Lapas Rajabasa untuk dieksekusi," jelasnya.

Mantan Kacabjari Talangpadang ini menjelaskan, Iwan tidak memenuhi panggilan jaksa untuk dieksekusi lantaran dia sakit. Kini yang bersangkutan mendekam di Lapas Rajabasa.

Sebelumnya, Iwan Rahman menjadi tahanan kota setelah ditetapkan menjadi tersangka hingga vonis. Dia dihukum satu tahun empat bulan dan denda Rp50 juta subsidair tiga bulan penjara.

Iwan terbukti melanggar Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang Tindak PidanaKorupsi. Dia turut melakukan korupsi secara bersama-sama dalam proyek pengadaan 60.200 seragam siswa miskin di Dinas Pendidikan Provinsi Lampung tahun 2012 senilai Rp18 miliar tersebut.

Iwan mengerjakan proyek untuk wilayah Tulangbawang Barat. Ada tujuh paket dengan jumlah 4.680 set senilai Rp748 juta. Iwan kemudian meminjam lima perusahaan untuk melaksanakan proyek tersebut.
(tom/mfn)