HUKUM
Operasi Zebra Krakatau. (zim/yls)
15/11/2017 09:36:51
64

Operasi Zebra, Polres Tanggamus Tilang 2.384 Pelanggar

Harianlampung.com - Operasi Zebra Krakatau 2017 yang telah digelar selama empat belas hari oleh Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tanggamus, berakhir hari ini, Selasa (14/11) pukul 24.00 WIB.

Hingga Selasa siang (14/11), sedikitnya terdapat 2.384 orang pelanggar lalu lintas yang telah dilakukan tindakan pelanggaran (Tilang) Satlantas Polres Tanggamus.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Kasat Lantas AKP Sopyan mengatakan bahwa jenis pelanggaran lalu lintas didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua dengan pelanggaran yang beraneka ragam.

"Pelanggarannya cukup beragam, seperti tidak mengenakan helm, kaca spion, lampu sen, sabuk pengaman, knalpot racing, tidak melengkapi administrasi kendaraan, serta pelanggaran lainnya," kata AKP Sopyan.

AKP Sopyan menambahkan, dari 2.384 dapat diperinci, 953 pelanggar ditindak dari kabupaten Tanggamus dan 1.431 pelanggar di Kabupaten Pringsewu. Dengan rincian barang bukti berupa 802 SIM, 1.567 STNK dan 15 sepeda motor.

"Jika diperinci lagi per kabupaten, barang bukti disita dari pelanggar di Kabupaten Tanggamus yakni 20 SIM, 621 STNK, 10 sepeda motor dan untuk Kabupaten Pringsewu yakni 482 SIM, 942 STNK, 5 sepeda motor," papar AKP Sopyan.

Sementara, untuk kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi tidak ada laporan yang diterima, dan apabila dibanding saat pelaksanaan Ops Zebra tahun lalu juga sama tidak ada laporan. "Operasi Zebra 2017 tidak ada laporan kecelakaan termasuk tahun lalu," tegasnya.

Dalam berakhirnya pelaksanaan operasi zebra tahun 2017, Polres Tanggamus melalui Kasat Lantas berharap agar masyarakat dapat lebih mentaati peraturan lalu lintas.

"Masyarakat untuk lebih menaati peraturan berlalu lintas, karena walaupun operasi zebra selesai, kita tetap lakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas dan kedepan Polres Tanggamus tetap berkesinambungan menertibkan lalu lintas," tandasnya.
(zim/yls)