HUKUM
Praperadilan Sprindik (yls/pin)
12/1/2018 16:58:25
533

Sprindik Polri Kog Dipraperadilankan Bos SGC

Harianlampung.com - Praperadilan ini terkesan aneh, karena Polri belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan tengah menggelar sidang praperadilan yang diajukan Gunawan Yusuf. Bos PT Sugar Group Companies (SGC) itu menggugat Bareskrim Polri atas terbitnya surat perintah penyidikan (Sprindik) atas kasus dugaan penggelapan lahan di Lampung.

Sidang praperadilan itu sendiri telah beberapa kali di gelar. Hari ini, Jumat (12/01) sidang yang dipimpin hakim tunggal Effendi Mukhtar tersebut memasuki tahap mendengarkan keterangan ahli dari pihak pemohon dan termohon.

Advokat Utama Divisi Hukum Mabes Polri Komisaris Besar Polisi Veris Septiansyah, mengatakan, awal kronologis praperadilan yang diajukan Gunawan itu terkait dugaan kasus sengketa lahan di Lampung yang dilaporkan Walfrid Hot Patar S ke Bareskrim Mabes Polri berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/369/IV/2017/Bareskrim tertanggal 7 April 2017.

Selanjutnya, atas laporan tersebut, penyidik Bareskrim menyelidiki dan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) lanjutan Nomor: SP.Sidik/896 Subdit I/VI/2017/Dit Tipidum tertanggal 22 Juni 2017.

Sprindik inilah yang kemudian digugat Gunawan ke praperadilan. “Jadi gugatan yang diajukan pemohon mendalilkan pembatalan Sprindik agar tidak dilakukan tuntutan hukum,” kata Veris.

Dikatakan Veris, gugatan praperadilan ini aneh, karena penyidik Bareskrim Polri belum menetapkan tersangka terhadap penyidikan laporan tersebut. Bahkan, Gunawan pun masih berstatus sebagai saksi terlapor. “Makanya aneh, kenapa diajukan praperadilan padahal belum ada penetapan tersangka,” ujar Veris.
(dir/yls)