HUKUM
Wiyadi dan Yusuf Kohar (iqb/pin)
02/9/2018 23:09:47
751

Ditantang Wakil Walkot Kelahi, Ketua DPRD Lapor Polisi

Harianlampung.com - Wakil Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar kembali membuat geger karena terlibat keributan. Kali ini Kohar yang juga pengurus DPD Partai Demokrat Lampung terlibat keributan dan nantang duel dengan Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi yang juga Ketua DPC PDIP Bandarlampung ini.

Keributan terjadi di luar kantor. Yusuf Kohar kebetulan ketemu Wiyadi di kafe Hotel Amalia, Sabtu (1/9/2018) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

Meski begitu, Wiyadi tidak akan membiarkan kejadian ini. Ia akan melaporkan peristiwa ini ke Polda Lampung, Senin, 3 September 2018.

Ketua DPRD Bandarlampung Wiyadi membenarkan perihal keributan antara dirinya dengan Wakil Walikota Yusuf Kohar. Akibat peristiwa ini, Wiyadi akan melaporkan Yusuf Kohar ke Polda Lampung.

“Intinya saya akan lapor ke Polda Lampung karena merasa terancam. Malam itu, saat saya mau pulang, tiba-tiba Yusuf Kohar berdiri dari mejanya nyamperin saya. Dia ngajak saya berkelahi. Dia bilang, ’Kenapa DPRD buat-buat pansus hak angket? sudah idealis benar apa kamu?’ Banyak saksi di lokasi kejadian,” kata Wiyadi.

Malam itu, di kafe tempat umum, sempat bersitegang antara Kohar dan Wiyadi. Tapi, tidak terjadi adu fisik antara dua pejabat itu. Karena beberapa anggota DORD yang berada di lokasi berhasil melerainya.

Perseteruan Kohar dan Wiyadi diduga merupakan buntut dari dibentuknya pansus hak angket oleh DPRD Bandarlampung.

Pansus dibentuk untuk menindaklanjuti kebijakan Yusuf Kohar saat menjabat pelaksana tugas wali kota Bandar Lampung yang dinilai menyalahi aturan.

Keributan bermula saat Wiyadi baru selesai menghadiri pertemuan dengan koleganya sesama anggota DPRD Bandarlampung di Hotel Amalia.

Saat hendak keluar, secara tidak sengaja ia bertemu Yusuf Kohar yang kebetulan berada di kafe hotel yang berlokasi di Jalan Raden Intan tersebut. Seketika itu Kohar langsung bangun dari tempat duduknya dan menghampiri Wiyadi. Kohar menantang Wiyadi berkelahi, sehingga terjadi keributan di cafe hotel tersebut.
(iqb)