HUKUM
Terdakwa Rina digiring petugas.(nti/pin)
14/5/2019 09:18:25
539

Terdakwa Kasus Pembunuhan Suami,Rina dan Selingkuhan Diancam Pasal Berlapis

Harianlampung.com - Sidang kasus  pembunuhan suami sendiri bernama Andi Saputra (31) di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Senin (13/5).Terdakwa Rina (31) warga Jalan Ir Sutami, Gang Seroja, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi bersama selingkuhanya Mimin alias Meo (34), warga Jalan Cendrawasih, Gang Elang, Kelurahan Tanjung Agung, Tanjungkarang Timur jalani

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eko Winangto mengungkap bahwa kerjadian bermula   sekitar bulan Juni tahun 2018, saat terdakwa Rina berkenalan dengan terdakwa Mimin alias Meo. Keduanya sama-sama bekerja di gudang rongsokan, terdakwa Rina sering menceritakan keretakan hubungan rumah tangganya kepada Mimin. Keduanyapun mejalanin hubungan tanpa diketahui korban. Pada hari Minggu tanggal 9 Desember 2018, tersangka Rina terlibat cekcok dengan korban Andi lantaran korban bercerita jika dia menghamili seorang wanita dan pihak wanita tersebut meminta tanggung jawab. .



"Mendengar hal ini terdakwa Rina marah dan minta diceraikan, namun korban tidak mau," ujarnya.

Lalau Karena merasa sakit hati, Rina menghubungi Mimin dan meminta untuk melampiaskan rasa kesal dan sakit  hatinya kepada korban kemudian hari Rabu 12 Desember 2018, terdakwa Mimin pada dini hari mendatangi rumah korban. Dengan merusak pintu samping rumah, Mimin masuk kedalam rumah dan mengambil satu bantal.

"Mimin langsung mendatangi korban yang sedang tertidur disamping istrinya, Terdakwa langsung menusuk korban hingga tiga kali, sementara terdakwa Rina diam saja dan keluar sembari menggendong anaknya meminta pertolongan, sementara terdakwa Mimin kabur melalui pintu belakang rumah," jelas JPU

Kemudian korban dilarikan ke rumah sakit terdekat, sesampai di rumah sakit nyawa korban tidak tertolong lagi

Atas perbuatan keduanya diancam dengan pasal berlapis, yakni dakwaan pertama diancam pidana Pasal 340, Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat (3) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP.
(nti/her)