HUKUM
Lima saksi dihadirkan.(nti/pin)
14/1/2020 06:49:44
566

Kasus Dugaan Penipuan Terdakwa Fajrun Hadirkan Lima Saksi

Harianlampung.com - Polemik kasus dugaan penipuan yang melibatkan mantan Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad (Fajrun) kembali berlangsung dengan menghadirkan lima orang saksi yakni Namuri Yasir, Rustam Efendi, Suhendra, Sunarko dan Mahfit  di PN Tanjungkarang, Senin (13/1) kemarin.

Dalam kesaksianya salah satu saksi yakni Namuri Yasir yang merupakan korban mengatakan bahwa jika terdakwa Fajrun pada awalnya meminjam uang kepada dirinya  dengan alasan untuk kepentingan partai Demokrat dengan janji hanya dua bulan akan dikembalikan.

"Saat itu Fajrun bilang Itu gak lama dinda, dua bulan uang akan dipulangkan, dan dia bilang mau kenalin saya ke ketua Demokrat Lampung. Nah posisinya ketua Demokrat saat itu adalah sebagai Gubernur Lampung, siapa sih yang ngak tersanjung jika dipertemukan dengan Gubernur," ujarnya.

Untuk jumlah pinjamanya sebesar Rp 2,750 Miliar dengan dua kali tahapan meminjam pertama sebesar Rp 1,500 milar dan yang kedua 1,250 Miliar itu semua ada buktinya kwitansi dan Fajrun sendiri yang menulisnya.

"Sampai detik ini dia tidak mengakuinya dan belum di  bayaran, pada saat persidangan malah dia meminta saya untuk jujur saya ini kan di sumpah sebagai saksi, kemduian dia malah melotot-melotor ke saya bukanya minta maaf sampai dia di marah oleh hakim," jata Namuri usai menjalani persidangan.

Dirinya berharap  kepada majelis hakim agar terdakwa dapat dihukum semaksimal mungkin, lantaran hingga saat ini tidak ada itikad baik dari terdakwa untuk mengembalikan uang sebesar Rp 2.750 Miliar yang dipinjam terdakwa, ini kan gak saya, tandasnya.(
(nti/her)