INVESTASI
Yuana Setyowati, Bachtiar Basri. (pin/ist)
10/8/2017 07:25:04
129

Kampung UKM Digital Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Harianlampung.com - Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Agung Sujatmiko, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung  yang telah memajukan dan membangun koperasi.

Hal ini disampaikan Agung saat peringatan Hari Koperasi ke-70 dan Peresmian Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-KUMKM) di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Wayhalim Bandarlampung, Rabu (9/8).

Sebagai hibah dari Kementerian Koperasi Gedung PLUT KUMKM akan memberikan layanan jasa non finansial, sebagai solusi atas permasalahan KUMKM dalam rangka meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas kerja dan daya saing KUMKM, melalui pendampingan bidang kelembagaan, SDM, produksi, pembiayaan dan pemasaran di wilayah Provinsi Lampung.

Disamping itu, fungsi Gedung PLUT-KUMKM dan program Kampung UKM Digital juga akan dipergunakan untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk UMKM di Provinsi Lampung melalui website atau online yang merupakan saranan layanan komprehensif  bagi pengembang usaha koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah.

Penyerahan gedung PLUT ini diharapkan bisa menjadi ikon baru bagi daerah untuk mengembangkan kapasitas dan bisnis pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah kedepannya.  Layanan yang diberikan PLUT antara lain konsultasi bisnis, pendampingan/monitoting bisnis, fasilitasi akses pembiayaan, pemasaran dan promosi, pelatihan bisnis, networking dan pustaka entrepreneurship.

Peresmian PLUT - KUMKM dihadiri oleh Wakil Gubernur Bachtiar Basri dan Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Yuana Setyowati.

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi  dan UKM, Yuana Setyowati dalam sambutannya menyampaikan komitmen pemerintah untuk melaksanakan pemberdayaan koperasi dan UMKM.

"Koperasi Indonesia saat ini tetap konsisten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kita akan terus mendukung program koperasi dan UMKM. Kami juga sudah melakukan pelatihan sebanyak 70 orang," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Gubernur Bachtiar Basri mengharapkan pengelola koperasi dapat memiliki sertifikasi standar agar koperasi dapat berkembang, menjadikan koperasi yang profesional. Sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, diharapkan dapat  mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung.

"Untuk membangun koperasi diperlukan kebersamaan. Tanpa kebersamaan tidak mungkin kita mencapai tujuan keberhasilan. Dibutuhkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan agar koperasi tumbuh kuat," jelas Wagub.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan penghargaan dan bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada 10 koperasi berprestasi, dua perkuatan permodalan KUMKM, empat gerobak sayur pesan kirim dan dua sertifikat uji kompetensi manager.
(rls/mfn)