INVESTASI
Pembukaan pasar lelang ke V Disdag Lampung (her/pin)
24/9/2018 13:09:12
785

Pasar Lelang ke V Tingkatkan Komoditi Dukung Perekonomian Nasional

Harianlampung.com - Kegiatan pasar lelang komoditi agro ke V tahun 2018 komitmen mewujudkan hasil komoditi dalam peran mendukung upaya peningkatan perekonomian Nasional.

Program Kementrian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi(Bappebti) telah menyusun dalam pelaksanaan tiga (3) pilar program utama seperti, pasar lelang komoditi agro,sistem resi gudang dan bursa koditi berjangka merupakan salah satu perwujudan menciptakan pasar lelang dalam mendukung visi dan misi Provinsi Lampung sebagai pusat agrobisnis terkemuka dan berdaya saing  secra global dan berkelanjutan, kata Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ir.Ferynia yang diwakili Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Ir.Ofrial saat membuka kegiatan pasar lelang komodiri agro ke V di Balai Koperasi Provinsi Lampung, Senin (24/9).

Menurutnya, adanya peningkatan permintaan komoditi terus meningkat sejalan dengan meningkatnya pendapatam masyarakat. pasar lelang merupakan pusat konsumsi dalam negeri yang berimbas ke semua supermarket,hotel,restoran, ujar dia.

" Pasokan tentu memerlukan kepastian baik jumlah,kapasitas waktu dan pengiriman termasuk harga," kata Ofrial.

Terkait persaingan, kata Ofrial, adanya globalisasi ekonomi dan dorongan dalam perdagangan bebas yang ketat dalam sektor perdagangan.

Menurut Ofrial, Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi yang memiliki kontribusi terhadap ketersediaan pangan baik di pulau Sumatera maupun Nasional, kata dia.

Ada beberapa potensi komoditi unggulan Provinsi Lampung seperti, padi,jagung, kedelai, ubi kayu dari sektor pertanian.

Selain sektor pertanian dalam sektor perkebunan seperti, kopi,lada, tebu, kakau, karet,kelapa dan kelapa sawit, tandasnya.

Sementara, panitia kegiatan pasar lelang ke V Herlinawati menambahkan,pelaksanaan kegiatan pasar lelang komoditi agro terlaksana atas acuan DIPA program pengembangan perdagangan, keputusan kepala dinas provinsi  nomor.14/V.25/KP-PPDN/IX/2018.

Kegiatan tentu dengan tujuan sebagai fasilitasi antara petani/kelompok tani dan gapoktan bersama para pembeli.

Selain itu, meningkatkan nilai tambah dan nilai tawar dari berbagai produk hasil pertanian dan akan memperpendek mata rantai perdagangan komoditi, singkat dia.
(her)