INVESTASI
Stasiun KA Tanjung Karang.(nti/her)
03/5/2019 23:37:26
601

PT.KAI Divre IV: 60 Persen Tiket Mudik KA Lebaran Telah Terjual 60 Persen

Harianlampung.com - Pihak PT KAI Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang menyatakan penjualan tiket mudik untuk lebaran tahun 2019 telah terjual 60 persen dari tiket yang tersedia.

Demikian diungkapkan  Sulthon Hasanudin, Kepala Seksi Regional (Kadivre) IV PT KAI Tanjung Karang di sela-sela kegiatan pemeriksaan kondisi lintasan/track di wilayah Divre IV Tanjung Karang,yang menggunakan Kereta Inspeksi (Rail One),

"Ya untuk penjualan tiket sudah 60 persen baik untuk KA Sriwijaya dan juga KA Rajabasa,jurusan Tanjung Karang- Palembang PP," kata Sulthon Hasanudin.

Menurutnya, penjualan tiket mudik lebaran untuk transportasi kereta api sudah dapat dilakukan sejak H-90 atau tiga bulan sebelum lebaran tiba.

"Untuk kenaikan harga tiket untuk saat ini belum ada, karena kita ada aturan yaitu ada batas atas. Jadi tidak boleh menaikan seenaknya sendiri," jelas Sulthon Hasanudin.

Perjalanan kereta Api yang ada yaitu  Tanjungkarang - Palembang kondisi telah penuh sehingga tidak ada penambahan perjalanan.

"Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama lebaran, kita akan menambah rangkaian. Misalnya yang biasanya delapan menjadi sepuluh rangkaian," paparnya.

Sulthon menjelaskan bahwa, pihaknya juga akan menerjunkan sebanyak 18 atau 20 petugas khusus untuk mengantisipasi atau mengurangi angka kecelakaan pada saat mudik lebaran.

"Ya kita tahu bersama masalah perlintasan sebidang maka untuk mengantisipasi atau mengurangi kecelakaan nanti pada saat lebaran akan kita jaga dan ditambah petugasnya," kata Sulthon.

Menurutnya, titik rawan yang sering-sering terjadi kecelakaan akan diantisipasi dengan dilaksanakan penjagaan petugas.

"Kita ada  secara keseluruhan sebanyak 228 perlintasan sampai Tanjung Rambang,  dan 60 perlintasan tidak terjaga," jelasnya.

Namun demikian nanti akan dilakukan penjagaan yaitu pada titik yang sering terjadi kecelakaan karena mengingat jumlah personel terbatas,tambah dia.

"Harapan kami juga ada swadaya masyarakat mereka bisa bantu kita untuk menjaga atau menolong saudara-saudara yang datang mudik ke Lampung aman," harapnya.

Sulthon menegaskan bahwa, pihaknya juga saat ini melakukan antisipasi titik rawan longsor karena sekarang curah hujan masih tinggi.

"Kita siaga 1. Jadi 24 jam kita pantau terutama di daerah Blambangan Umpu," tegasnya.

Maka, masyarakat juga dihimbau kalau sudah ada palang pintu tertutup jangan menerobos palang pintu karena rawan.

"Jadi kalau masuk perlintasan lihat juga rambu kanan kiri dan jangan sampai  menerobos," pesan Sulthon.
(nti/her)