INVESTASI
Id card Ooredoo.(nti/pin)
16/9/2019 22:03:52
550

ID Camp, Indosat Ooredoo Dorong Munculnya Talenta Digital Indonesia

Harianlampung.com - Hingga satu bulan peluncuran, Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) mencari sebanyak 15.000 peserta dari target 10.000 beasiswa coding bersertifikat global, Senin (16/9).

Kali ini, Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat Indonesia khususnya generasi muda. Hal ini terlihat dari jumlah peserta pada satu bulan pertama peluncuran yang mencapai 15.000 peserta. Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Indosat Ooredoo pilar pendidikan yang diluncurkan awal bulan Agustus lalu, menargetkan 10.000 beasiswa belajar coding bagi peserta maksimal usia 29 tahun dan akan berlangsung hingga dengan bulan Februari 2020. Para lulusan program ID camp akan dibantu mendapatkan akses pekerjaan di industri digital dengan sertifikat berstandar global.

Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Intan Abdams Katoppo mengatakan, ID Camp merupakan wujud komitmen kami untuk memajukan edukasi di Indonesia dengan kebutuhan dunia digital sekarang yang berkembang pesat.

Kami sangat senang melihat antusiasme para generasi muda Indonesia terhadap program ID Camp yang menunjukkan bahwa program ini sesuai dengan kebutuhan mereka,ujarnya.

Indosat Ooredoo siap mengambil peran mengembangkan talenta digital lokal agar bisa bersaing secara global untuk berkontribusi pada ekonomi digital Indonesia di masa mendatang.

Menurutnya, peserta ID Camp didominasi oleh peserta yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa dengan persentase sekitar 65 persen dari total pendaftar.

Dunia coding juga semakin diminati oleh peserta bahkan sejak usia siswa SMP, dimana IDCamp menerima peserta dengan pendidikan terakhir SMP/MTS sebanyak 3 persen, SMA/SMK dengan 49 persen, dan perguruan tinggi sebanyak 47 persen dari total peserta. Membawa tagline, kuasai bahasa masa depan.

Hari ini, peserta ID Camp tidak terbatas pada gender dan kondisi fisik seseorang. Peserta perempuan tercatat cukup tinggi sebesar 20 persen dari total pendaftar. Begitu pun dengan penyandang disabilitas yang mencapai 2 persen dari total peserta.

Roadshow di Kampus terkemuka di seluruh Indonesia,

IDCamp telah melakukan rangkaian kegiatan roadshow di beberapa universitas di seluruh Indonesia yang berisi sharing session dan talkshow mengenai perkembangan industri digital di Indonesia.

Khusus minggu ini, berturut turut roadshow di lakukan di Universitas Mataram-Nusa Tenggara Barat, Universitas Sumatera Utara-Medan, Universitas Andalas-Padang, Universitas Sriwijaya-Palembang dan Universitas Lampung (Unila). Nantinya, Roadshow akan terus dilanjutkan ke berbagai kampus terkemuka di Indonesia.

Tingginya kebutuhan talenta digital dan kesempatan kerja di bidang teknologi digital, menjadi dasar Indosat Ooredoo meluncurkan program IDCamp.

Indosat Ooredoo mengajak generasi muda yang berminat menggeluti bidang teknologi digital, dengan memberikan beasiswa belajar coding secara online yang mencakup modul developer Android, Kotlin Android, dan Progressive Web Application, untuk tingkat beginner dan expert. Disediakan juga pelatihan offline (tatap muka) bagi calon-calon developer yang memiliki keterbatasan (difabel).

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui idcamp.indosatooredoo.com.

Selain IDCamp, Indosat Ooredoo juga memiliki program IM3 Digital talent bagi para siswa siswi setingkat SMP dan SMA di Indonesia.

Program ini mengajak dan menantang generasi muda untuk berani dan kreatif dengan memberikan tantangan tematik yang mengangkat aspek inspiratif, mengenalkan budaya lokal, ekspresi bakat dan hal menarik di sekolah.

Para peserta berkesempatan mendapatkan beasiswa total 1 miliar rupiah hanya dengan mengunggah karya video kreatif mereka ke Youtube dan mendaftarkannya ke im3ooredoodigitalent.com.

Tim dari Indosat Ooredoo akan membantu mendaftarkan sekolah sebelum peserta dapat mengirimkan karya mereka. Program kompetisi Digital Talent ini akan berlangsung sejak 1 September sampai 31 Oktober 2019 dengan roadshow yang dilaksanakan ke 1,200 sekolah di seluruh Indonesia,pungkasnya.(
(nti/her)