INVESTASI
Tax Ghatering KPP Tanjung g Karang.(her/pin)
03/12/2019 20:33:27
584

Ajak Bersama Membangun Kota Bandar Lampung KPP Tanjung Karang Gelar Tax Gathering

Harianlampung.com - KPP Pratama Tanjung Karang mengggelar kegiatan Tax Gathering bertemakan Pajak Maju, Indonesia Kua yang berlangsung di Hotel Novotel Bandar Lampung, Rabu (27/11) kemarin.

Acara tersebut dihadiri oleh 75 tamu undangan yang merupakan Wajib Pajak besar penentu penerimaan dan Wajib Pajak yang akan memberikan kontribusi lebih pada penerimaan pajak KPP Tanjung Karang tahun 2019 ini.

Acara tak Ghatering juga turut dihadiri oleh Walikota Bandar Lampung Drs. H. Herman HN, M.M., anggota DPR RI Komisi X Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., Kepala Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Dr. Eddi Wahyudi, S.T., M.M., Kepala KPP Pratama Tanjung Karang Ismail S.E., Ak., M.Si, pejabat-pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung serta pejabat-pejabat di lingkungan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung.

Kepala KPP Pratama Tanjung Karang, Ismail, dalam sambutannya berharap di penghujung tahun ini para Wajib Pajak (WP) dan KPP Tanjung Karang dapat bersinergi dalam mencapai target penerimaan pajak.

Ismail mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka dalam menerima perbaikan dan perubahan.

Selanjutnya Ismail juga menyampaikan sebuah filosofi pajak. Kita menanam pohon harapannya adalah tumbuh subur dan berbuah lebat. Buah yang dipetik bermanfaat bagi si pemilik pohon dan bagi orang lain. Pajak itu diibaratkan mengambil sebagian kecil buah dari pohon tadi untuk disalurkan bagi kepentingan masyarakat banyak.

Negara tidak ingin mematikan pohon itu. Ismail juga berpesan kepada semua pihak harus membiasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa terkait permasalahan perpajakan.

Kepala Kanwil DJP Bengkulu Lampung, Eddi Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan visi, misi, serta harapan bahwa Negara Indonesia dapat menjadi negara maju terbesar kelima di tahun 2045. Eddi mengatakan bahwa semua pihak harus siap secara SDM, infrastruktur, dan teknologi informasi apalagi di masa yang serba digital seperti saat ini sehingga dengan zaman yang semakin berkembang, bisnis juga semakin berkembang.

Pada akhir sambutannya Eddi berharap agar hubungan para Wajib Pajak dan kantor pajak semakin baik, dengan saling menjaga dan mematuhi peraturan yang ada.

Selain itu, Walikota Bandar Lampung, Herman HN dalam sambutannya mengatakan bahwa Perkembangan Lampung yang semakin pesat merupakan hasil dari kontribusi Wajib Pajak kepada Negara. Berkat adanya DAK (Dana Alokasi Khusus), dan DAU (Dana Alokasi Umum) yang bersumber dari pajak yang dibayarkan oleh Wajib Pajak kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat membangun segala fasilitas umum dan menyejahterakan masyarakat.

Selain itu Herman HN juga menyampaikan bahwa Pajak Daerah yang diterima juga sangat bermanfaat, seperti pajak hotel, restoran, hiburan, kendaraan bermotor, dan lainnya.

“Pajak yang disetorkan oleh Wajib Pajak merupakan amal yang tak ternilai, apalagi uangnya digunakan bagi keperluan maslahat (orang banyak) baik bagi perekonomian, pendidikan, maupun kesehatan dan banyak lainnya”, ujar Herman,HN.

Herman HN, berharap agar para Wajib Pajak dapat terbuka dan lebih transparan terkait penghasilan dan pajak yang harus dibayarkan.

“Meskipun uang pajak tidak dituliskan siapa kontributornya tapi Tuhan tahu, uang para Wajib Pajak lah yang digunakan dalam pembangunan negeri ini, pahalanya sungguh berkali lipat dan tidak terhitung lagi”, jelas Herman HN.

Sementara, anggota DPR RI Muhammad Kadafi pada sambutannya mengatakan, kita harus komitmen membahas soal visi Indonesia untuk dapat menjadi negara terbesar kelima di dunia.

Sebagai Anggota DPR Komisi X, Kadafi juga membahas terkait pengajuan daerah Lampung untuk dapat menjadi Warisan Budaya (Cultural Heritage) dengan segala keindahan alam dan aset yang dimilikinya.

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menjadi fokusnya dalam sambutan ini. Ia mengatakan bahwa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dapat menjadi sumber pendapatan potensial bagi pembangunan Kota Bandar Lampung.

Di akhir sambutannya, Kadafi juga mengingatkan bahwa pajak yang dibayarkan akan menjadi amal ibadah bagi para Wajib Pajak yang telah berkontribusi.

Usai sambutan-sambutan yang meriah, acara dilanjutkan dengan ramah-tamah dan pemberian penghargaan kepada para Wajib Pajak dengan kontribusi besar bagi penerimaan KPP Pratama Tanjung Karang, kemudian ditutup dengan acara foto bersama.
(her)