KAWASAN
Pasar Murah Menggala (pin/dok)
17/5/2017 21:26:35
110

Warga Menggala Protes Pasar Murah Pemprov Lampung

Harianlampung.com - Pasar murah Dinas Perdagangan Provinsi Lampung di Menggala kecewakan warga Menggala. Selain tidak konsisten dengan kupon yang dibagikan, Pasar Murah itu hanya dibuka satu jam, dan stok sudah habih.

Kekecewaan warga Menggala, atas pelayanan Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, penyelenggara event pasar murah di Menggala, Rabu (16/5). Kupon yang dibagikan kepada masyarakat tidak sesuai dengan janji.

Kupon penjualan Pasar Murah tersebut tertulis sembako yang dijual berupa Gula pasir, Tepung Terigu, Minyak goreng  dengan Harga Rp3 ribu per Kg, dank upon penjualan Beras Rp15 ribu perlima Kg, itu tidak sesuai.

Masyarakat yang diajang Pasar Murah Dinas Perdagangan Provinsi Lampung itu ternyata nilai kupon adalah untuk subsidi atau potongan harag Rp3 ribu. Padahla kupon tidak tertulis bahwa potongan subsidi Rp3 ribu. “Kupon bertuliskan harga sembako Rp3 ribu, tidak ada Kupon subsidi Rp3 ribu,” kata seorang ibu, di lokasi pasar murah.

Meski kecewa, sebagian masyarakat tetap ada yang berbelanja di Pasar Murah dari Pemda Provinsi Lampung, meski justru harga sembako yang ditawarkan Dinas Perdagangan cukup tinggi itu. “Belum selsai kesal kupon yang palsu, masyarakat harus juga kecewa Menggala makin menjadi, karena Kupon itu juga ternyata berlaku dari Jam 09.00 s/d Pkl. 13.00 Wib. Penjualan sembako baru digelar selama satu jam, stock yang ditawarkan oleh Panitia sudah habis, dan banyak Warga yang mempunyai Kupon belanja Pasar Murah tersebut tidak kebagian,” katanya.

Menanggapi hal itu, Asistsn II Provinsi Lampung, Adeham, yang mewakili Gubernur Ridho Ficardo menyatakan bahwa Pasar Murah kali ini adalah Pasar Murah yang pertama.

“Nanti kita evaluasi, tolong dibantu juga jangan yang negatif-negatifnya. Tadikan sudah dikatakan, kitakan memberikan bantuan kepada masyarakat. Tapi masyarakat gak ngerti,” kata Adeham, terlihat agak kesal mendengar pertanyaan wartawan.

Mendengar jawaban Adeham ini, seorang Tokoh masyarakat Menggala sempat menyela, “Inikan program Provinsi, masa banyak masyarakat yang punya Kupon gak kebagian,” kata pria yang diketahui, Pengurus Partai Demokrat itu. (L1/Jun)
(l1/jun)