KAWASAN
Partai Gerindra. (pin/dok)
18/5/2017 20:46:45
220

Terkait SGC, Fraksi Gerindra Desak Dibuat Pansus

Harianlampung.com - Fraksi Partai Gerindra mendesak pimpinan DPRD Kabupaten Tulangbawang segera membuat panitia khusus (Pansus) terkait dugaan penguasaan tanah warga Kecamatan Gedungmeneng oleh PT.Sugar Group Companies (SGC).

“Kami akan menjadi inisiator terbentuknya Pansus. Selain melayangkan somasi ke SGC,” ujar Novi Marzani, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tulangbawang kepada wartawan, Kamis (18/5).

Menurut Novi, Pansus sangat perlu dibentuk  karena ada kepentingan warga yang hak-haknya diabaikan. Dengan adanya Pansus, bisa dibuka secara terang benderang hingga tuntas. “Kami sudah cek ke lapangan dan menerima laporan masyarakat. Ini persoalan serius,’ ujar Novi.

Agar persoalan ini tidak berkembang menjadi persoalan sosial, lanjut Novi, maka Pansus sangat penting dibentuk. “Dewan akan memanggil kedua belah pihak. Sehingga bisa melihat permasalahannya secara jelas,”ujarnya.

Kata Novi, soal Hak Guna Usaha (HGU)  SGC, kerap menjadi bahan pengaduan masyarakat. Sementara pihak SGC juga kurang terbuka dalam menjelaskan luas kepemilikan yang sebenarnya. “Masyarakat perlu tahu, terkait luas riil HGU. Bukan hanya diatas kertas. Bila perlu diukur ulang. Sehingga antara surat dan fisik benar-benar sesuai.”

Seperti diketahui, persoalan dugaan penyerobotan tanah warga Gedungmeneng oleh SGC mencuat ketika Hi.Munzir, anggota DPRD Kabupaten Tulangbawang yang melakukan somasi terhadap SGC.

Menurut Munzir, lahan yang dikuasai masyarakat dimasukan oleh PT Indo Lampung Perkasa (ILP) dan PT Indo Lampung Cahaya Makmur (ILCM), anak perusahaan SGC dalam peta sebagai wilayah HGU untuk areal perkebunan tebu milik mereka. Sehingga warga Gedung Meneng, tidak dapat mensertifikatkan lahan yang mereka miliki. Padahal lahan sudah dimanfaatkan dan dikuasai masyarakat, sebelum adanya pabrik gula.
(zul/ftu)