KAWASAN
Ilustrasi SUTET (pin/ist)
07/12/2017 14:35:00
726

Pringsewu Bakal Dilewati 41 Tower SUTET

Harianlampung.com - PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumbagsel Bekerja sama dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Lampung, melakukan sosialisasi tentang pembangunan infrastruktur ketenaga listrikan (SUTT, SUTET dan Gardu Induk) di Provinsi Lampung tahun 2017-2019.

Kegiatan berlangsung di Aula Pemkab Pringsewu, Kamis (07/12) dihadiri Sekdakab Pringsewu Budiman, Ketua DPRD H.Ilyasa, pejabat dari pihak Kejati Provinsi Lampung dan Kejari Tanggamus, Muspida, para Kepala ODP Pringsewu terkait dan dan jajaran pejabat dari PT. PLN (Persero) UIP Sumbagsel.

Sebelumnya, Sugeng Haryadi Wakil Ketua TP4D Provinsi Lampung dalam sambutannya mengatakan, pembangunan ‎dalam bidang kelistrikan adalah salah satu program Presiden RI yang harus dilaksanakan dan didukung agar kegiatan tersebut bisa lancar.

Menurutnya, Kabupaten Pringsewu bakal dilalui jaringan sutet sekitar 41 tower. Langkah pertama PLN adalah meminta dukungan kepada Pemkab Pringsewu melalui sosialisasi guna menyamakan presepsi. Kemudian akan berlanjut leading sektor bawah dan langsung ke masyarakat.

Sugeng Hariyadi mengharapkan, agar proyek ini kedepan akan lancar tanpa ada hambatan. Disamping itu dalam proses pembebasan lahan agar di kawal oleh pihak terkait.

Sebab biasanya sering terjadi ada oknum yang tidak bertanggung yang sengaja menghambat dalam kegiatan pembebasan lahan."Maka kami mohon dukungan baik dari pihak Polres maupun Kodim untuk ikut pengamanan supaya proyek ini bisa terlanksana dengan baik dan masyarakat bisa menikmati nya," tegas Sugeng.

Sedang I Ketut Darma, perwakilan PLN UIP Sumbagsel, berterima kasih adanya kegiatan sosialisai ini guna menyamakan presepsi dalam pembangunan infrastruktur listrik, terutama dalam pembebasan lahan.

Ketut menerangkan, pihaknya membawahi empat Provinsi, dimana dalam pembangunan nya berbarengan. "Kondisi listrik di Lampung saat ini lumayan bagus. Tetapi kami akan terus berusaha agar di Lampung tidak ada kendala lagi permasalahan kelistrikan. Kami yakin, dalam proyek ini bisa sukses jika semua pihak mendukungnya," ujar Ketut.

Sementara itu Sekdakab Pringsewu Budiman pada sambutannya menuturkan, sehubungan dengan pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur ketenaga listrikan di Provinsi Lampung tahun 2017-2019 dari PT.PLN (Persero) UIP Sumbagsel, maka diharapkan proses pelaksanaan pembangunan tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar dari semua sisi.

"Disini peran dan fungsi TP4D Kejaksaan Tinggi Lampung agar dapat berjalan sesuai dengan koridor atau aturan yang berlaku serta sesuai dengan harapan bersama,"pinta Sekda Pringsewu.

Budiman mengungkapkan, sebagai mana diketahui, bahwa dengan telah ditetapkannya Intruksi Presiden No.7 tahun 2015 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi, yang dimaksudkan untuk meningkatkan upaya pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi di instansi pemerintah yang perlu didukung dan dilaksanakan secara terencana dan sungguh-sungguh.

Sehingga diharapkan, kegiatan pencegahan korupsi yang dilaksanakan oleh Kejaksaan dapat berlangsung dengan efektif dan optimal, serta dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan menjaga kelancaran program pembangunan.

‎"Disamping itu dipandang perlu dilakukan pendampingan kepada pemerintah terkait dalam hal akselerasi pembangunan dan program-progran strategis pembangunan nasional oleh pihak Kejaksaan melalui peran TP4D,"ungkapnya.

Sekdakab Pringsewu menambahkan, tugas yang diamanatkan kepada TP4D yakni dalam rangka mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya-upaya preventif dan persuasif.

"Yakni dengan jalan memberikan penerangan hukum dilingkungan instansi pemerintahan dan pihak lainnya, terkait perencanaan, pelelangan, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan pelaksanaan pekerjaan, perizinan, pengadaan barang dan jasa, tertib administrasi dan tertib pengelolaan keuangan negara," tandas Budiman.
(lis/ale)