KAWASAN
Agus Istiqlal. (eva/pin)
07/3/2018 14:52:55
569

Pesibar Tumbuhkan Pola Hidup Gotong Royong

Harianlampung.com - Bupati Agus Istiqlal, membuka pelaksanaan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XV tingkat Kabupaten Pesisir Barat, yang dipusatkan di Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa (6/3).

Bupati Agus Istiqlal, menyampaikan pelaksanaan kegiatan BBGRM merupakan momentum untuk saling mengingatkan tentang arti penting semangat gotong royong dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, yang berlandaskan keswadayaan sebagai sistem nilai sosial budaya. Agar masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab dalam melaksanakan, memanfaatkan, dan melestarikan semangat dan jiwa gotong royong.

“Kita perlu menanamkan semangat gotong royong kepada anak-anak maupun generasi muda. Karena merekalah pemuka masa depan bangsa, generasi penerus yang akan memikul sejarah ke depan, semangat gotong royong memang harus ditanamkan sejak dini dalam proses pendidikan anak-anak kita,” katanya.

Dijelaskan, dengan pencanangan BBGRM diharapkan kepada masyarakat bisa semakin menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan baik melalui pembangunan di segala aspek kehidupan dengan mengedepankan kearifan lokal, sekaligus menggugah kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya nilai-nilai kegotongroyongan.

“Kita juga meminta kepada para camat di Kabupaten Pesisir Barat untuk melaksanakan kegiatan BBGRM di tingkat kecamatan masing-masing,” jelasnya.

Dikatakannya, kegiatan ini juga sekaligus peresmian penggunaan pabrik penggilingan padi (rice mill) yang merupakan bantuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tahun 2017. Pemkab setempat mendapat bantuan satu unit mesin penggilingan padi berikut bangunannya yang diperuntukkan bagi Badan Usaha Milik Pekon  “Kalau Selajokhan” yang merupakan BUMdes bersama Pekon Bangun Negara dan Pekon Tanjung Raya. Pabrik tersebut nantinya akan menghasilkan beras berkualitas premium dan kualitas biasa. Diharapkan dengan beroperasinya unit usaha penggilingan padi ini dapat menampung hasil panen masyarakat.

“Sehingga masyarakat tidak perlu lagi menjual hasil panennya kepada para penampung dari luar Kabupaten Pesisir Barat,” katanya.

Sambungnya, pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan secara simbolis pagu dana desa, alokasi dana pekon (ADP), dan dana bagi hasil pajak/retrebusi tahun anggaran 2018 kepada peratin se Kabupaten Pesisir Barat, berdasarkan peraturan bupati pesisir barat nomor 4 tahun 2018 tentang tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa.

“Selain itu berdasarkan Peraturan Bupati Pesisir Barat nomor 5 tahun 2018 tentang tata cara dan penetapan alokasi dana desa, dana bagi hasil pajak dan retrebusi daerah dan lainnya.
(eva)