KAWASAN
KPM PKH Ngabur (eva/pin)
04/4/2018 19:14:16
645

KPM PKH Ngabur Siap Sejahterakan Anggota

Harianlampung.com - Koperasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat, meluncurkan berbagai program unggulan dalam rangka mensejahterakan para anggotanya, sejak pada dibentuk Februari 2018 lalu, koperasi tersebut sudah beranggotakan 200 lebih KPM-PKH.

Siti Khomsiyah, selaku penggagas berdirinya koperasi KPM-PKH, sekaligus pendamping PKH Kecamatan Ngambur, menjelaskan pihaknya cukup optimis bahwa koperasi yang dibinanya itu akan terus berkembang pesat dan sangat dirasakan manfaatnya oleh para anggotanya.

“Anggota koperasi merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan, seperti kebutuhan pokok bagi keluarganya dan lainnya,” katanya.

Dijelaskan, seperti pada program paket sembako hemat. Sebanyak 285 paket sembako hemat itu telah habis didistribusikan untuk anggotanya dengan harga yang murah. Paket yang disediakan ada dua type harga, diantaranya untuk paket I  dengan harga Rp105.000,-  dengan uang muka Rp25.000,- dan sisanya di cicil Rp20.000,- per minggu.

“Untuk paket II harga harga Rp55.000,- dengan uang muka Rp15.000,- dan cicilan sebesar Rp10.000,-per minggu” jelas dia.

Ketua Koordinator PKH Kabupaten Pesisir Barat, Dendi, mengatakan bahwa, koperasi tersebut kini telah memiliki berbagai kegiatan dan program selain untuk membantu anggota koperasi juga membantu masyarakat. Dengan adanya program tersebut, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan para pendamping PKH yang terus tanpa letih untuk mensejahterakan KPM-PKH dalam wilayah dampingannya.

“Tentu jika KPM-nya saja bisa sejahtera,kita yakin pendamping-nya juga bisa lebih sejahtera, dan ini harusnya menjadi contoh bagi pendamping-pendamping PKH yang lainnya di Kabupaten ini,” katanya.

Dendi menyampaikan, sejak awal koperasi itu juga telah memilikii berbagai kegiatan, dan sudah mampu membuka warung obat pertanian. Hal itu dalam rangka membackup kebutuhan anggota koperasi untuk bercocok tanam yang mayoritas petani. Selain itu, pengurus koperasi pun terus berinovasi dengan menjadi suplayer Gas Elpiji ukuran 3 Kg bagi 13 Kelompok Usaha Bersama (Kube) yang dimiliki KPM.

“Karena biasanya di warung harga Gas elpiji ukuran 3 Kg mencapai Rp25 ribu sampai Rp26 ribu per tabung, namun dikoperasi hanya dijual dengan harga Rp23.000,-per tabung,” tukasnya.
(eva)