KAWASAN
Sekdakab Pesisir Barat (eva/pin)
09/8/2018 10:10:03
119

Pemkab Pesibar Terima dan Lepas Mahasiswa KPM IAIN Metro

Harianlampung.com - Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, menggelar penerimaan dan pelepasan secara langsung mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)  IAIN Metro Periode II Tahun 2018, di halaman Pemkab setempat,  Kamis (9/8).

Sebanyak 393 mahasiswa IAIN diterima dan dilepas langsung oleh Sekdakab Pesisir Barat,  Azhari mewakili Bupati Pesibar,  Agus Istiqlal, untuk melaksanakan KPM di empat kecamatan yakni Kecamatan Krui Selatan, Pesisir Selatan,  Ngambur dan Ngaras dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten terbungsu di Privinsi Lampung tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Rektor IAIN Metro, Suhairi.  Pimpinan tinggi Pratama dan pejabat administrator lingkungan Pemkab Pesisir Barat, Dosen IAIN Metro, para camat dan peratin, serta para 97 mahasiswa  orang dan 296 mahasiswi IAIN Metro.

Dalam sambutan Bupati Pesibar, melalui Sekdakab Azhari bahwa pihaknya menyampaikan atas nama pribadi dan Pemkab setempat mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kepercayaan Rektor IAIN Metro telah menempatkan para mahasiswanya untuk mengabdikepada masyarakat di Pesibar yang merupakan salah satu tempat kegiatan KPM.

"Sebanyak 393 mahasiswa yang akan menfikuti KPM,  telah dibagi menjadi 40 kelompok yang tersebar di empat kecamatab dan 39 pekon " jelas Azhari.



Selanjutnya pada  kesempatan  ini saya berharap kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan kuliah pengabdian masyarakat agar dapat melakukan identifikasi permasalahan pada masyarakat terutama yang berada di pekon-pekon yang merupakan tempat pelaksanaan KPM IAIN Metro Tahun 2018.

" Keberadaan para mahasiswa sekalian diharapkan akan menjadi pendorong untuk mempercepat proses pembangunan yang dilaksanakan oleh masyarakat ditingkat pekon" ungkapnya.

Selain itu, diharapkan pula agar para   mahasiswa  dapat membantu  dalam mengatasi berbagai kendala yang  ada tengah-tengah masyarakat yaitu dengan melakukan pemberdayaan terhadap berbagai potensi yang telah berkembang pada masyarakat dalam rangka menuju peningkatan kesejahteraan yang lebih baik.

Serta diharapkan pula para mahasiswa peserta KPM untuk dapat lebih meningkatkan kepedulian dan empati kepada permasalahan yang dihadapi masyarakat sesuai dengan tugas dan fujngsi para mahasiswa yaitu sebagai pelaku  perubahan  (agent  of  change) dalam  proses perubahan masyarakat untuk menjadi lebih baik.

"Untuk itu diharapkan kepada para mahasiswa agar dapat lebih berperan aktif sebagai penyampai informasi, motivator dan penghubung  antar  sistem  atau  yang lebih dikenal dengan istilah fasilitator.

hadirin dan peserta kpm yang saya banggakan, sebagai kaum  intelektual dan   pembaharuan, maka para mahasiswa harus memperkaya diri   dengan berbagai ilmu pengetahuan dalam upaya peningkatan kualitas SDM, " jelas Azhari.



Pada kesempatan ini juga pihaknya berpesan kepada para camat dan para peratin agar dapat menerima kehadiran adik-adik mahasiswa ini serta dapat membantu mereka dalam pelaksanaan kegiatan kpm di masing-masing kecamatan dan pekon serta melakukan koordinasi dengan uspika dan tokoh-tokoh masyarakat.

"Pastikan bahwa dukungan masyarakat dan pemerintah daerah terhadap para mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan KPM dapat diberikan secara optimal," tandasnya.
(eva)