KAWASAN
Peserta Krui Surf U-18 asal Pesibar (eva/pin)
04/11/2018 15:20:15
641

Ajang Krui Surf U-18 Lahirkan Atlet Surfing Berbakat Asli Putra Daerah

Harianlampung.com - Ajang krui surf U-18 regional barat yang di selenggarakan oleh Krui Surf League (KSL) dan Pesisir Barat Surfing Asosiasi (PBSA) berhasil menghasilkan atlet surfing berbakat asli putra daerah kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).

Hal itu terlihat ketika beberapa surfer lokal pesibar yang baru berumur 13 tahun dapat memberikan perlawanan kepada seniornya baik dari Pesisir Barat, Bengkulu maupun Banten yang mengikuti kompetisi tersebut.

Cikal Richie misalnya, salah satu surfer lokal krui yang mengikuti kompetisi tersebut ini mampu mengimbangi para peserta yang lebih lama mengenal olahraga surfing. Bahkan cikal mampu masuk dalam putaran delapan besar kompetisi surfing. Namun sayang perjuangan cikal kandas hanya di putaran delapan besar.

Kekalahan cikal di putaran delapan besar ajang surfing krui surf u-18 berskala lokal itu karena satu hit (1grup) dengan Fathur Hermas salah satu surfer handal dan lebih senior perwakilan Banten.

"Terimakasih dan alhamdulilah berkat gelaran surfing ini saya dapat unjuk kebolehan dan menjadi pengalaman saya meski hanya masuk diputaran delapan besar," kata cikal.

Sementara Joko Susilo, salah satu juri ajang surfing tersebut mengatakan, praktek dilapangan kita mengikuti prosedur internasional yang di buat oleh World Surf League (WSL).

"Baik penjurian dan penilaian kita mengikuti prosedur internasional. Namun memang karena keterbatasan untuk sistem penjurian yang seharusnya 5 juri kita hanya menggunakan 3 juri saja," kata joko.

Joko melanjutkan, perkembangan surfing dari tahun ke tahun di kabupaten Pesisir Barat sangat signifikan, hal itu dapat terlihat ketika peserta kompetisi di dominasi surfer lokal pesisir  barat. "Ajang ini sudah dua kali dilakasanakan, dan untuk tahun ini peserta di dominasi oleh surfer lokal pesisir barat. ini merupakan perkembangan yang luar biasa di bidang olahraga surfing, bahakan surfer lokal pesibar belum semua mendaftar karena mungkin ada yang takut untuk ikut kompetisi," kata dia.

Joko berharap, potensi bahari yang dimiliki Kabupaten Pesisir Barat dan potensi anak-anak asli Pesisir Barat dapat lebih didukung oleh pemerintah kabupaten pesisir barat. "Potensi anak-anak asli pesisir barat untuk menjadi atlet profesional surfing dapat terwujud mengingat saat ini banyak surfer lokal memiliki bakat yang harus di asah, dan mungkin kedepan olahraga surfing dapat dimasukan ke ekstrakulikuler sekolan sehingga ada pembinaan sejak dini. Karena spot surfing dipesisir barat sangat banyak dan berpotensial," harap joko

Sementara, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Ruslan Samad menyampaikan ucapan terimaksih kepada jajaran kepanitiaan kejuaraan Krui Surf 2018,yang telah sukses menggelar kejuaraan surfing.

"2019 akan dilaksanakan lagi kejuaraan surfing di Pesisir Barat. Harapan kedepan peserta nantinya akan lebih banyak lagi. Selain itu tak kalah pentingnya kegiatan olahraga di Pesisir Barat akan dioptimalkan semaksimal mungkin khususnya untuk olahraga surfing. Insa Allah April 2019 kejuaraan surfing kembali digelar di Pesisir Barat,"ucap Ruslan di sela-sela penutup ajang tersebut, Minggu (04/11).
(eva)