KAWASAN
Kapolres Lambar dan Bupati Pesibar.(eva/pin)
30/1/2019 13:43:00
669

Polres Lambar Gelar Deklarasi Damai Pilpres dan Pileg 2019

Harianlampung.com - Kepolisian Resorr (Polres) Lampung Barat (Lambar), menggelar deklarasi damai Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Tahun 2019, di Pantai Labuhan Jukung Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Rabu (30/1).

Deklarasi damai tersebut dihadiri langsung Kapolres Lambar, AKBP. Doni Wahyudi, Bupati Pesibar Agus Istiqlal, forkopimda Pesibar-Lambar, para perwakilan partai politik peserta pemilu, dan berbagai organisasi dan tokoh masyarakat di Pesibar.

Dalam sambutannya Kapolres Lambar, AKBP. Doni Wahyudi, mengajak masyarakat untuk berperan aktif jelang pelaksanaan hajat lima tahunan itu, demi tercapainya kondisi yang kondusif dan damai.

"Perbedaan adalah anugerah, justru dengan perbedaan harus menjadi pemersatu," sebut Doni Wahyudi.

Kapolres juga mengimbau masyarakat harus bijak menggunakan dan mengikuti perkembangan informasi melalui Media Sosial (Medsos).



"Saat ini melalui medsos semua informasi bisa diakses lebih cepat. Karenanya, semua informasi yang ada di medsos harus dicek kebenarannya sebelum dishare," pungkasnya.

"Masyarakat jangan mudah terhasut informasi yang belum tentu kebenarannya atau berita hoax," tukasnya.

Sementara Bupati Agus Istiqlal dalam sambutannya juga mengajak masyarakat Pesibar untuk melaksanakan Pilpres dan Pileg tahun ini dengan diiringi suasana demokrasi yang aman, damai, dan sejuk.

"Bukan tidak mungkin Pesibar menjadi contoh diseluruh kabupaten di nusantara ini. Apalagi Pesibar adalah Bumi Para Sai Batin dan Ulama," ungkap Bupati Agus Istiqlal.

Menurut Agus, dalam pelaksanaan pilpres dan pileg mendatang, pihaknya memastikan tidak ada tekanan terhadap seluruh kalangan masyarakat.

"Kelangsungan pilpres dan pileg di Pesibar, harus berlangsung secara Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia (Luber). Perbedaan boleh ada dimanapun, tapi mari bersatu demi menyatukan cita-cita dan terwujudnya pemilu damai dan sukses," kata dia.

Masih kata Agus, Pemilu Tahun 2019 perlu didukung dari segala segi, baik dari teknis dengan kesiapan yang mantap dan akurat, maupun non teknis sehingga masyarakat yang telah memiliki hak untuk ikut serta memilih dapat menyalurkan aspirasi dengan aman dan tenang.

Kemudian, Bupati juga mengajak dari semua elemen masyarakat agar dapat menunjukkan kedewasaan berpolitik maupun berdemokrasi, serta terus menjaga persatuan dan kesatuan dalam bentuk persaudaraan serta mentaati segala bentuk ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pemilu bukan hanya sekedar kegiatan memilih dan dipilih, akan tetapi dengan pelaksanaan pemilu masyarakat bisa ikut menjaga kehormatan dan martabat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jangan sampai pemilu dijadikan ajang pemecah belah anak bangsa, dengan kampanye yang saling fitnah, menebar berita bohong dan hasutan-hasutan dengan penuh kebencian," pungkasnya.
(eva/her)