KAWASAN
Pengaduan Masyarakat di Pekon Way Sindi.(eva/pin)
18/3/2019 17:20:17
801

Oknum Peratin Pekon Way Sindi Imronsyah Diduga Selingkuh dengan WIL Bersuami

Harianlampung.com - Sejumlah Masyarakat Pekon Way Sindi Kecamatan Karya Penggawa mengeluhkan ulah Peratin di Pekon setempat, pasalnya Peratin Pekon Way Sindi Imronsyah diduga selingkuh dengan Wanita Idalama Lain (WIL) berinisial N wanita yang masih memiliki suami yang juga warga Pekon setempat.

Ulah oknum Peratin menjadi perhatian masyarakat dan telah dilaporkan oleh masyarakat ke sejumlah instansi pemerintahan di Kabupaten Pesisir Barat seperti Inspektorat bagian tata pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon hal itu agar Peratin Pekon way Sindi diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dinuri salah Seorang warga Pekon setempat mengatakan apa yang pihaknya lakukan merupakan salah satu tindak lanjut untuk menyikapi keresahan masyarakat di desa tersebut hal itu karena sejumlah masyarakat telah beberapa kali melihat Peratin Way Sindi pulang dari rumah N saat dini hari bahkan menjelang subuh.

" Peratin seharusnya memberikan contoh yang baik untuk masyarakat bukan melakukan kegiatan yang tidak seharusnya dilakukan oleh peratin apalagi sampai selingkuh dengan istri orang dan masih di dalam Pekon yang dirinya Pimpin," kata dia.

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali melakukan klarifikasi langsung ke peratin tersebut, namun peratin Way Sindi tidak mengakui perbuatannya, dan menyangkal apa yang dituduhkan oleh masyarakat, meski sudah ada masyarakat yang disumpah sebagai saksi apa yang telah dilakukan.

" Sudah ada masyarakat yang menjadi saksi apa yabg dilakukan peratin tersebut, bahkan masyarakat itu telah diambil sumpahnya yang membenarkan bahwa ada perselingkuhan yang dilakukan peratin Way Sindi dengan warganya," jelasnya.

Lanjutnya masyarakat berharap instansi terkait di lingkungan Pemerintah Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat agar bisa memberikan sanksi tegas kepada peratin di Pekon way Sindi karena telah meresahkan masyarakat dan mencoreng nama baik Pekon setempat.

" Kami harap Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat memberhentikan peratin Pekon Waysindi, hal itu karena sudah meresahkan masyarakat dan sudah membuat jelek nama Pekon Way Sindi ini," terangnya.

Sementara itu tambat anggota LHP Pekon setempat mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan laporan ke sejumlah instansi terkait yang diharapkan bisa ditindaklanjuti. " masyarakat berharap ada sanksi tegas yang diberikan kepada peratin yang telah berani mencoreng nama baik Pekon paling tidak diberhentikan dari jabatannya sebagai peratin," singkatnya.

Sementara itu, saat hendak dimintai keterangan terkait keluhan masyarakat tersebut, Imronsyah belum bisa di konfirmasi, dan nomor handphonenya 08127887xxxx tidak bisa dihubungi dan dalam kondisi tidak aktif.
(eva/her)