KAWASAN
Bupati Pesibar Agus Istiqlal.(Eva/pin)
13/4/2019 07:23:24
561

Bupati Agus Istiqlal Gelar Peresmian Penyalaan Perdana Listrik PLN di Pulau Pisang

Harianlampung.com - Bupati Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal, menggelar peresmian dan penyalaan perdana aliran listrik PLN Pulaupisang, di Pekon Pasar, Kecamatan Pulau Pisang, Jumat (12/4).

Kegiatan tersebut selain dihadiri Bupati, juga turut dihadiri Manager UPPK PT. PLN (Persero) Distribusi Lampung, Badruzzaman, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Jon Edwar, pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas, serta masyarakat Pulau Pisang.

Dalam laporannya Kepala DPMPTSP, Jon Edwar, memaparkan bahwa upaya untuk masuknya jaringan listrik PLN ke Pulau Pisang dimulai sejak Tahun 2017 lalu.

"Hal itu diselaraskan dengan program Pemprov Lampung yakni 2019, Pemkab Pesibar terus mendorong upaya kepada PLN Distribusi Lampung,"jelas Jon.



Dia mengatakan dalam perjalanannya pembangunan listrik Pulaupisang dilakukan secara bertahap, meski terkadang pekerjaan tersebut dihambat cuaca yang ekstrem.

"Alhamdulillah listrik PLN ke Pulau Pisang berkekuatan 20 Kilo Volt (KV) sudah selesai dibangun dan dan hari ini peresmian dan penyalaan perdananya bisa dihelat," kata Jon.

Dia merincikan di Pulau Pisang sendiri jumlah pasangan baru mencapai 625 KWH pasangan baru.

"Karenanya terimakasih kepada PT. PLN (Persero) Distribusi Lampung yang sudah bekerja maksimal demi masyarakat Pulau Pisang," bebernya.

Saat ini atas survey dan data, di Pesibar tinggal enam pekon yang belum dialiri listrik PLN. Empat Pekon di Wayharu yakni Pekon Wayharu, Siringgading, Bandardalam, dan Waytiyas, dua lainnya di Kecamatan Ngambur yaitu Pekon Bumiratu dan Sukabanjar. Semoga PLN segera juga mewujudkan hal serupa dienam pekon dimaksud," tandas dia.

Sementara disampaikan tokoh masyarakat Pulau Pisang, Pardi, masyarakat Pulau Pisang mengucapkan terimakasih kepada jajaran Pemkab Pesibar yang dipimpin jiwa semangatnya pak Bupati Agus Istiqlal dan PT. PLN (Persero) Distribusi Lampung.

"Sejak Indonesia merdeka Pulau Pisang terisolir dan gelap. Dan Alhamdulillah tahun ini doa kami terkabulkan.

 Kami sangat berterima kasih atas didengarnya rintihan kami selama puluhan tahun," ungkap Pardi menitikan air mata.

Pardi berkeyakinan dengan Pulau Pisang teraliri listrik PLN akan berdampak terhadap taraf perekonomian masyarakat yang meningkat pesat.

Menurutnya, kami yakin pertumbuhan ekonomi di Pulau Pisang akan cepat, karena selama ini ikan pun tidak bisa kami tahan untuk mengawetkan disebabkan tidak ada listrik. Artinya dengan adanya listrik PLN di Pulau Pisang banyak sektor lain yang bisa dilakukan maksimal,harapnya.

"Saya tidak tahu lagi, sudah puluhan kali Bupati masuk ke Pulau Pisang hanya untuk mengurusi urusan listrik Pulau Pisang dari awal hingga akhir, bahkan ketika malam, pagi, dan cuaca buruk sekalipun tidak mengurungkan langkahnya. Terimakasih yang sebesar-besarnya atas perjuangan selama ini," tandas Pardi mengakhiri sambutannya.

Bupati Agus Istiqlal dalam sambutannya mengutarakan bahwa masuknya listrik PLN ke Pulau Pisang yang dialirkan melalui jaringan bawah laut, merupakan kewajiban Pemkab Pesibar untuk mensejahterakan rakyatnya.

"Ini mutlak hak warga, dan ini juga kewajiban pemerintah untuk memenuhinya. Artinya keberhasilan masuknya listrik PLN ke Pulau Pisang berkat perjuangan dan doa kita semua," tegas Agus Istiqlal.

Orang nomor wahid di Bumi Para Sai Batin dan Ulama itu mengucapkan terimakasih kepada keluarga warga penghibah tanah untuk dijadikan lokasi pembangunan gardu travo.

"Pemkab Pesibar mengucapkan terima kasih kepada keluarga Irtha Hanum yang sudah menghibahkan lahannya di Pulau Pisang dan warga Pulau Pisang yang sudah membantu dalam pelaksanaan sebelumnya," imbuh Agus Istiqlal.

Agus berharap kedepan ada investor yang berkeinginan menanamkan sahamnya di Pulau Pisang. Terlebih pulau dengan enam pekon tersebut memiliki potensi pariwisata yang sangat bagus dan mulai ramai dikunjungi wisatawan asing.

"Jika ada investor yang masuk di Pulau Pisang, bahkan hingga puluhan tahun kedepan Pulau Pisang tidak akan mengalami kekurangan energi," tutup Agus.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti dan penyalaan perdana KWH listrik dirumah rumah warga.
(eva/her)