KAWASAN
Rakor FPK di Pekon Seray.(eva/pin)
04/11/2019 15:45:17
608

Bupati Agus Istiqlal Hadiri Rakor FPK di Pekon Seray

Harianlampung.com - Bupati Pesisir Agus Istiqlal diwakili  Pj. Sekda N Lingga Kusuma MP, menghhadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Pembauran Kebangsaan ( FPK ) di Aula Hotel hotel Sartika Pekon Seray, Senin (4/11).

Dalam laporan ketua pelaksana Nurman Hakim menyampaikan bahwa, maksud serta tujuan Rapat Koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan ( FPK )hari ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta yang hadir akan pentingnya memahami arti dari Keberagamaan.

Sementara, Bupati  Agus Istiqlal yang di sampaikan Pj. Sekda N Lingga Kusumapa MP, mengatakan bahwa, pada kesempatan ini perlu saya sampaikan bahwa akhir akhir ini kualitas persatuan dan kesatuan bangsa mulai menurun, bisa kita lihat berita di media masa maupun media elektonik bahwa didaerah lain sering terjadi keributan yang disebabkan oleh perbedaan suku, ras, agama contoh kejadian di Papua.



hal ini terjadi karena masyarakatnya mudah termakan oleh isu dan bahkan mudah terprovokasi yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa kearah perpecahan.

Mudah mudahan hal ini jangan sampai terjadi di daerah yang kita cintai ini, oleh karena itu pemerintah Kabupaten Pesisir Barat mendukung dan menyambut baik atas diselenggarakannya Rakor ini dan semoga kegiatan ini dapat menciptakan ide-ide baru dalam rangka memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa melalui pembauran kebangsaan, tegasnya.

Menurutnya, kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pembauran dan kerukunan diantara umat beragama, nilai Pancasila, UUD negara Republik Indonesia tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan negara kesatuan Republik Indonesia, hendaknya terjalin toleransi yang kuat, sehingga adat dan budaya di Kabupaten Pesisir Barat dapat tetap terjaga sebagai implementasi dari Permendagri nomor 34 tahun 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di daerah maka dengan adanya pembauran kebangsaan di Kabupaten Pesisir Barat ini diharapkan dapat menciptakan iklim kondusif yang memungkinkan adanya perubahan sikap agar menerima kemajemukan masyarakat dalam wadah NKRI, urainya.

Hadir dalam acara tersebut, Pabung, perwakilan tokoh adat,  tokoh agama, serta perwakilan  dari organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai peserta dan Iptu Rekson Sahrul sebagai pemateri.
(eva/her)