LAMPUNG BARAT
Mukhlis Basri. (rls/pin)
26/9/2017 14:13:43
115

Jelang AMJ, Mukhlis Minta Pembangunan Lambar Dilanjutkan

Harianlampung.com - Bupati Lampung Barat (Lambar) Mukhlis Basri meminta pembangunan di Lambar dapat diteruskan meski telah berganti pemimpin. Hal tersebut, dikatakan bupati dua priode ini saat memimpin upacara hari ulang tahun (HUT) ke 26 kabupaten setempat di Lapangan Pemkab Lambar, Senin (25/9).

Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri saat menyampaikan sambutan mengatakan, setiap pemimpin dan pemerintahan punya masanya untuk berbakti. Tugas pemimpin adalah melanjutkan estafet perjuangan tersebut.

Selama 10 tahun  terakhir memimpin Lambar, Mukhlis mengaku tidak lepas dari kekurangan. Muchlis mengatakan tidak semua keinginan, harapan dan cita-cita masyarakat Kabupaten Lampung Barat dapat diwujudkan.

Muchlis juga berterimakasih atas kerja keras jajajaran pemkab telah banyak perubahan yang dilakukan secara mendasar seperti pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis, pelayanan kependudukan gratis dan peningkatan produktivitas komoditi pangan, serta kinerja pembangunan infrastruktur diseluruh wilayah," katanya.

Dikatakan Mukhlis, keberhasilan pembangunan disuatu wilayah bisa dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Beberapa tahun lalu Lambar berada diperingkat terahir. Namun saat ini, Lambar menempati posisi menengah atas capaian peningkatan IPM di tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Pembangunan infrastruktur yang baik di seluruh wilayah telah berdampak pada menurunnya jumlah desa tertinggal. Tahun depan, katanya diharapkan tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Lambar.

Dibalik prestasi yang sudah diraih, Mukhlis menekankan bahwa pemkab harus tetap waspada dan melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga kondusifitas kehidupan dimasyarakat agar tidak terkontaminasi oleh krisis yang sedang menghadang didepan.

Krisis tersebut antara lain, krisis ideologi, krisis kepercayaan yang dapat merusak tatanan kehidupan bernegara. Oleh karena itu, komitmen bersama untuk menjaga keutuhan, pancasila, UUD 1945, bhineka tunggal ika, dan NKRI adalah suatu harga mati yang tidak dapat ditawar lagi.

“Penghargaan yang telah diraih diberbagai bidang tersebut merupakan suatu prestasi yang patut dibanggakan, karena diperoleh melalui perjuangan, kerja keras, kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerja sama yang baik seluruh komponen pemerintah, dprd dan masyarakat Kabupaten Lampung Barat," ucapnya.
(rls/iqb)