LAMPUNG BARAT
Edi Novial. (rls/pin)
12/10/2017 09:26:10
137

DPRD Lambar Sahkan APBD-P 2017

Harianlampung.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung menggelar rapat paripurna pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubagan (APBD-P) 2017.

Ketua DPRD Lampung Barat, Edi Novial, Wakil Ketua Sutikno dan Saeful Abadi, dan Bupati Lampung Barat, Mukhlis Basri, didampingi Wakil Bupati Mamur Azhari, serta seluruh anggota DPRD dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemerintah daerah kabupaten Lampung Barat menghadiri rapat paripurna yang di langsungkan di Ruang Sidang Utama Marghasana DPRD Kabupaten Lampung Barat, Jumar (29/09) tersebut

Dalam laporan yang di bacakan  Anggota  Badan anggaran DPRD Kabupaten Lampung Barat, Heri Gunawan, proses pembahasan APBD t Perubahan Tahun 2017 telah melalui serangkaian proses pembahasan bersama antara DPRD bersama masing-masing Organisasi perangkat daerah (OPD).



Dimulai dari penyampaian nota pengantar laporan perubahan anggaran oleh pemerintah daerah oleh bupati, dan dilanjutkan rapat pemandangan umum fraksi-fraksi. Setelah itu kata Heri Gunawan, dilanjutkan dengan  pembahasan rapat kerja di tingkat komisi  bersama organisasi perangkat daerah (OPD), kemudian rapat kerja Badan Anggaran dengan Panitia Anggaran Pemerintah Daerah hingga akhirnya digelar rapat paripurna pembahasan pengesahan Perubahan APBD Kabupaten Lampung Barat Tahun 2017.

Politisi Partai Demokrat  itu menerangkan setelah dilakukan pembahasan secara intensif, antara eksekutif dan legislatif menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Lampung Barat tahun anggaran 2017 untuk dapat di tindak lanjuti menjadi peraturan daerah dengan rincian sebagai berikut.

Pendapat daerah sebesar Rp. 1,094 trilyun dengan  belanja daerah sebesar Rp. 1,175 triliyun. Dengan demikian pada perubahan APBD Kabupaten Lampung Barat tahun Anggaran 2017 mengalami defisit sebesar Rp. 80 miliar yang ditutup dengan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp83 miliar.
(adv)