LAMPUNG BARAT
Nunik Terima Penghargaan. (pin/ist)
18/10/2017 17:51:11
851

Chusnunia Terima Penghargaan KemenPPPA

Harianlampung.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise diwakili Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenny Nurharyanti Rosalin mencanangkan Kabupaten Lampung Timur menuju kabupaten layak anak di Pusiban Sukadana, Rabu (18/10).

Kegiatan ini dimeriahkan dengan festival anak dengan tema bahagiakan anak agar mereka positif memandang hidup. Selain itu ada pula pelayanan akte gratis, lomba mewarnai, penandatangan deklarasi menuju kabupaten layak anak, doorprize, serta kunjungan ke Taman Nasional Waykambas.

Bupati Lamtim Chusnunia mengatakan, bergotong-royong membangun kabupaten layak anak. Dari sekian ratus ribuan anak, begitu banyak keajaiban. Anak Kamtim meski belum ada fasilitas kolam renang tetapi menjadi juara tingkat provinsi. "Atlet bulu tangkis dan pencak silat meski dengan fasilitas minim tetapi dapat membanggakan kabupaten ini," kata dia.

Festival dengan menghadirkan tarian serta mementaskan drama kolosan ini dihadiri oleh Gubernur Lampung diwakili Dewi Budi Utama selaku Kadis, beberapa lembaga perlindungan anak, kepala dinas, camat, serta ratusan guru anak TK PAUD dan warga.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenny Nurharyanti Rosalin menyatakan, Lamtim bisa menjadi kabupaten layak anak. "Jadi semua kecamatab dan desa harus layak anak. Artinya layak anak untuk hidup, tumbuh berkembang dan dilindungan di Lamtim," kata dia.

Dia menyebutkan, ada 24 indikator disebut kabupaten layak anak. Kalau dilihat dari klaster substantif yang harus dipenuhi. Intinya semua anak Lamtim harus ada akte kelahiran, informasi, partisifasi anak, peran keluarga, tidak ada perkawinan anak dibawah usia 18 tahun. "Kami apresiasi bupati dan jajarannya yang telah menginisiasi, deklarasi dan komitmen jadi kabupaten layak anak," ujarnya.

Dia mengaku, pihaknya siap mendampingi Lamtim. Lamtim merupakan kabupaten ke 328 di Indonesia yang mencanangkan diri jadi kabupaten layak anak. "Kami akan melamporkan perkembangan layak anak, setiap tahun evaluasi, kami ingin Lamtim tahun 2018 jadi salah satu yang menerima penghargaan dari Presiden. Selamat kepada Lamtim, saya tidak tahu berapa tahun betul-betul Lamtim jadi kabupaten layak anak, sebab di daerah lain ada yang 2-4 tahun berusaha menjadi kabupaten layak anak," jelasnya.

Dia menambahkan, sampai saat ini belum ada kabupaten yang layak anak, dan penghargaan utama baru diterima oleh Kota Surakarta dan Kota Surabaya. "Tetapi sebagai pendatang baru harus melejit dengan mencakup akselerasi dan tergantung pemda," ungkapnya.

Selanjutnya, Bupati Lamtim menandatangani prasasti pencanangan kabupaten layak anak, penandatangan deklarasi, serta Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenny Nurharyanti Rosalin menyerahkan penghargaan kepada Chusnunia sebagai inisiator kabupaten layak anak.
(iqb)