LAMPUNG BARAT
Bakar Lemang Lambar (rls/pin)
22/10/2017 17:15:49
94

Bakar Lemang Pancung Lambar Pecahkan Rekor Muri

Harianlampung.com -

Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memecahkan rekor MURI melalui kegiatan bakar 5433 Pancung Lemang di Pemangku Sinar Jaya, Pekon Mauar Jaya 2, Kecamatan Kebun Tebu, Jumat (20/10).

Bupati Lambar, Mukhlis Basri mengatakan kegiatan membakar lemang 6.000 paccung yang dilaksanakan pada hari ini, sebagai upaya Pemkab Lambar untuk mengangkat kembali tradisi ‘ngelemang’ yang merupakan kuliner trasional khas Lampung Barat.

Lemang adalah panganan dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Gulungan daun bambu berisi beras ketan dicampur santan kelapa ini kemudian dimasukkan ke dalam seruas bambu lalu dibakar sampai matang.

“Lemang adalah kuliner khas Lampung Barat yang biasanya  ada pada saat lebaran atau pun acara adat,  namun belakangan hanya sebagian kecil saja yang masih melestarikan tradisi tersebut, karena itu melalui kegiatan pemecahan  rekor MURI bakar lemang 6000 pancung ini kami berharap lemang bisa semakin dikenal bahkan menjadi salah satu kuliner yang selalu ada setiap saat," ujarnya.

Mukhlis menyampaikan ajang ini menjadi upaya menjaga dan melestariak budaya dan adat istiadat yang memang sudah turun menurun dari zaman nenk moyang. Menurutnya, jika tidak diperhatikan, lemang ini akan hilang 10 tahun 20 tahun ke depan.

Lantaran pembuatan lemang dinilai cukup sulit. Dimulai dengan pengambilan pancung bambu, parut kelapa, dan pencucian beras, Ketan kemudian  d cuci sampai bersih dengan kayu. Untuk selanjutnya dibakar dalam waktu yang cukup lama.

“Anak muda sekarang inikan tidak suka dengan beginian mereka lebih suka dengan yang instan –instan," katanya. 




 
(rls/iqb)