LAMPUNG BARAT
Pasar murah desa Bandar Baru , Sukau (her/pin)
18/12/2017 13:01:13
705

Secara Simultan, Pasar Murah Hadir di Bandar Baru Sukau

Harianlampung.com - Secara simultan usai membuka pasar murah bersubsidi di Balik Bukit Lampung Barat guna menekan inflasi maka, di Desa Bandar Baru  Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Pemprov Lampung melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Lampung kembali membantu masyarakat sekitar dalam menggelar pasar murah bersubsidi pada , Senin (18/12/17).

Pasar murah yang digelar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ini dihadiri Camat setempat,jajaran aparatur Desa Bandar Baru,jajaran Disdag Provinsi Lampung serta Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Barat ini merupakan kegiatan ketujuh setelah dilaksanakan keenam di kecamatan Bukit Lampung Barat.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Biro Umum Setda Provinsi Lampung Isron Fadtricar mengatakan, pasar murah bersubsidi yang menyediakan berbagai kebutuhan bahan pokok, seperti gula, beras, terigu, telor, dan minyak goreng. Bahan-bahan kebutuhan pokok itu dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasar.



Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan pemerintah kabupten/kota, kata dia, secara rutin menggelar pasar murah. Tujuannya, membantu masyarakat dari kalangan kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pokoknya jelang Natal dan dan Tahun Baru 2018.

Alasannya, pasar murah digelar karena fenomena kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok, selalu terjadi pada saat tertentu seperti menjelang perayaan hari besar Natal dan Tahun Baru 2018 saat ini. Untuk itu perlu diantisipasi agar tidak memberatkan masyarakat, terutama dari kalangan mereka yang kurang mampu, katanya.

"Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, membantu masyarakat kurang mampu, antara lain melalui pasar murah bersubsidi, yang menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan dengan harga di pasar," ujarnya.

Harga kebutuhan pokok yang tinggi, kata dia, tidak hanya mengakibatkan melemahnya daya beli masyarakat, terutama dari kalangan kurang mampu. Lebih dari itu, juga bisa berdampak terhadap inflasi.

"Kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok dimungkinkan karena meningkatnya permintaan terhadap bahan pokok dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, selain itu bisa juga terjadi adanya spekulan nakal" ujarnya.



Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya menjaga stabilitas harga antara lain untuk menjamin kelancaran distribusi arus barang, menjaga ketersediaan stok, serta penetrasi harga melalu operasi pasar/pasar murah. Sehingga tercipta stabilitasi, fluktuasi harga komoditas terjaga, yang pada gilirannya mengendalikan inflasi.

"Pasar murah digelar sebagai salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," katanya.

Pemerintah menyadari, pasar murah bersubsidi yang digelar belum memenuhi harapan seluruh masyarakat, terutama dari segi kuantitas penyediaan barang yang dibutuhkan. Namun mudah-mudahan melalui pasar murah ini dapat lebih meningkatkan kebersamaan di antara aparatur, duni usaha dan masyarakat, harapnya.

Masyarakat diimbau agar memanfaatkan kegiatan pasar murah ini sebaik mungkin dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan pokok.

Selain itu, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada jajaran Dinas Perdagangan Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Bulog, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), pimpinan perusahaan dan pelaku usaha yang berpartisipasi dalam pasar murah.

Sementara warga sekitar Desa Bandar Baru Kecamatan Sukau tampak menyambut baik pasar murah bersubsidi. Karena mereka bisa memperoleh beberapa bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan harga lebih rendah dari pasar.
(her)