LAMPUNG SELATAN
Ilustrasi (pin/ist)
23/10/2017 19:24:19
390

Pengurus Minta Warga NU Tak Bertindak Destruktif

Harianlampung.com - Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung meminta warga NU untuk tidak bertindak destruktif, menyikapi orasi atau pidato Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan yang diduga mengandung provokasi warga NU terkait ucapannya saat peringatan Hari Santri Nasional di Lampung Selatan pada Minggu (22/10).

"Menyikapi hal itu, PW NU hari ini justru sibuk meredam kemarahan warga NU. Kami imbau meski warga NU marah, jangan sampai lakukan tindakan distruktif, seperti yang dilakukan Gusdur saat diturunkan jadi presiden," kata Sekretaris PW NU Lampung, Aryanto Munawar saat menggelar konferensi pers, di kantor NU Lampung, Senin (23/10).

Dia menjelaskan, jika isu ini tidak segera diantisipasi dan diredam, ditakutkan bergerak menjadi liar. Sehingga pihaknya langsung menghambat warga NU agar tidak menuju ke Lampung Selatan.

"Sudah kami laksanakan, tapi hari ini anak- anak NU (pemuda) sudah ngelurug ke Lamsel. Ini juga ada dari NU Pesawaran, NU Lampung Barat, kalau tidak kami halangi nanti bakal ramai ke Lamsel," kata Aryanto Munawar didampingi warga NU lainnya, Khaidir Bujung.

Dalam menyikapi video Bupati Lamsel terkait memprovokasi warga NU, pihaknya membentuk Front Penegak Kehormatan Nahdlatul Ulama (FPK NU) Provinsi Lampung untuk menyalurkan aspirasi warga NU.

"Kami membentuk Front Penegak Kehormatan NU Provinsi Lampung dengan diketuai Hi.Muhammad Irpandi dan Sekretaris Khalida," kata Aryanto.

Sementara terpisah, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, mengaku semua berjalan baik pada acara peringatan hari santri. Terutama saat dia pidato didepan warga NU dan tokoh ulama dan santri.

"Saya mengingatkan agar Prof Said Agil tidak lagi menghina orang berjenggot dan bersorban karena pendiri NU sangat kita memuliakan berjenggot dan bersorban," kata Zainudin Hasan, via whatssapp nya, Senin (23/10) sore.
(fik/iqb)