LAMPUNG TENGAH
Ustadz Wijayanto dan Mustafa. (rls/pin)
04/10/2017 16:18:09
153

Ustadz Wijayanto Berikan Tausiyah di Lamteng

Harianlampung.com - Peringatan hari tahun baru Islam 1438 hijriah di Kampung Sritejokencono Lampung Tengah berlangsung meriah dengan kehadiran Bupati Lampung Tengah  Mustafa dan Ustadz Wijayanto, Rabu, (04/9).

Berlangsung di Lapangan Kampung Sritejikencono, Ustadz Wijayanto menjadi bintang utama dalam acara yang dihadiri mulai dari ibu-ibu, bapak-bapak dan anak-anak dari berbagai kecamatan di Lampung Tengah.

Ustadz kondang dari Jakarta yang terkenal dengan ceramah dan humor cerdasnya ini,  rupanya memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Lampung Tengah. Ceramahnya yang dicampur dengan komedi yang kritis, sesuai dengan realita yang ada serta selalu berinteraksi dengan hadirin.



Pada kesempatan itu Ustadz Wijayanto menyampaikan tausyiahnya tentang kematian. Dengan gaya khasnya yang humoris, ustadz kondang asal Yogyakarta ini mengingatkan jemaah agar ingat kematian.

“Kematian bisa datang menghampiri siapa saja. Tidak harus menunggu sakit atau menunggu tua. Jadi sering-seringlah mengingat mati. Betul apa betul?” ujar ustadz disambut teriakan ‘Betul’ oleh para audiens.

Ustadz yang mengaku mendalami ilmu psikologi ini juga menghibur penonton dengan permainan-permainan yang melatih konsentrasi fikiran diantara para hadirin dan kekuatan dalam mengekang hawa nafsu sesuai dengan tata aturan yang berlaku.

Bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Lampung Tengah, Ustadz Wijayanto mengaku senang, bahkan berharap bisa hadir di Lampung Tengah sesering mungkin. “Saya akan dengan senang hati jika diundang pak bupati kece ke Lampung Tengah. Sebulan tiga kali tidak masalah,” selorohnya.



Sementara itu Bupati Mustafa mengatakan pada peringatan Tahun Baru Islam 1439 H, Lampung Tengah kedatangan empat ustadz kondang, yakni Ustad Mumuy, Ustad Wijayanto, Ustadzah Mamah Dedeh dan Ustad M. Maulana.

“Kehadiran para ustadz kondang diharapkan bisa membawa pencerahan bagi kita semua dari sisi spiritual. Selain itu meningkatkan ukhwuah Islamiyah antar sesama umat muslim di Lampung Tengah, menumbuhkan rasa persaudaraan dan persatuan umat," ungkapnya.  

Pada kesempatan itu, Bupati Ronda ini juga menyosialisasikan sejumlah program pemerintah yang tengah dijalankan, mulai dari dari pembangunan jalan kampung terpanjang 704,26 kilometer, program kampung entrepreneur creative (KECe) untuk mengentas pengangguran, program keamanan lewat ronda dan sejumlah program lainnya.

"Saat ini Lampung Tengah sedang gencar-gencarnya membangun. Tak hanya fisik, tetapi juga sumber daya manusianya. Linmas, RT, ibu-ibu PKK dan pemuda, semua kita berdayakan. Saya harap semangat ini diikuti dengan keinginan masyarakat untuk berubah dan maju. Saya juga apresiasi sekali dengan masyarakat Sritejolencono yang telah mengemas acara ini dengan luar biasa, mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

(rls/iqb)