LAMPUNG TIMUR
Ilustrasi (pin/ist)
27/2/2018 13:03:50
877

Pemkab Nilai Normalisasi Solusi Banjir Lamtim

Harianlampung.com - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menilai pendangkalan sungai menjadi penyebab utama terjadinya banjir di daerah tersebut. Menyikapinya, Pemkab merencanakan normalisasi atau pengerukan sejumlah sungai.

Zaiful Bokhari, Pelaksana Tugas Bupati Lampung Timur di Sukadana, Senin (26/2), mengatakan pendangkalan menjadi penyeban sungai tak mampu menampung curah hujan yang tinggi. Tak banyak juga yang bisa dilakukan, Pemkab Lampung Timur untuk mencegah banjir, mengingat penanganan sejumlah sungai itu menjadi kewenangan Pemprov Lampung dan juga tanggung jawab pemerintah pusat.

Ia menegaskan, Pemkab Lampung Timur terus berupaya berkoordinasi dengan Pemprov Lampung dan pemerintah pusat seperti Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji di Lampung untuk menormalisasi kembali sejumlah sungai tersebut.

"Kami coba terus koordinasikan dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, mengingat banjir ini terjadi setiap tahun akibat pendangkalan sungai," ujarnya lagi.

Pada Senin pagi sejumlah desa di Kabupaten Lampung Timur tergenang banjir akibat hujan yang mengguyur daerah ini pada Minggu (25/2) sore hingga malam. Sedikitnya ada 36 rumah warga di Desa Banjar Rejo, dan empat rumah di Desa Bale Rejo terendam air akibat banjir. Jumlah itu masih ditambah dengan 150 rumah di Desa Pasar Sukadana, Kecamatan Sukadana. Selanjutnya 18 rumah dan 21 hektare areal padi sawah siap panen di Desa Rantau Jaya Udik, Kecamatan Sukadana. Selanjutnya, di Kecamatan Waybungur 60 rumah kebanjiran, dan di Kecamatan Bumi Agung 50 rumah.

Termasuk empat rumah di Desa Karang Anyar, Kecamatan Labuhan Maringgai serta ratusan hektare sawah baru tanam juga terendam.
(iqb)