LAMPUNG UTARA
Syahbudin. (jun/pin)
10/7/2017 21:53:24
269

Kadis PU Lampura Diduga Tersandung Indispliner

Harianlampung.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lampung Utara Syahbudin, yang dikabarkan terkena operasi tangkap tangan (OTT), diduga tersandung kasus indisipliner.

Inspektorat Lampung Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap Kasubag Kepegawaian Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat untuk pengumpulan bukti atas dugaan indispliner Kadis PU-nya.

Bahkan, pada Senin (10/7), Sekretaris Inspektorat Lampura kembali memanggil Kasubag Keuangan dan Bendahara Dinas PU.

Pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di Dinas PU itu diakui ‎Irban IV M Rezki --yang mewakili Kepala Inspektorat Lampung Utara Man Kodri.

Menuru dia, jajaranya telah memanggil dan memeriksa sejumlah pejabat di Dinas PU ‎untuk mengumpulkan bukti terkait dugaan pelanggaran indispliner Kepala Dinas PU Syahbudin dan sekretarisnya, Susilo Dwiko.

"Untuk hari ini, setelah Kasubag Kepegawaian, kita sedang melakukan pemeriksaan terhadap Kasubag Keuangan dan Bendahara Dinas PU bersama dua orang stafnya," kata M Rezki, di ruang kerjanya.

Pemeriksaan tersebut, mengacu pada Surat Perintah Tugas Bupati Lampung Utara Nomor 700/ST-107/12-LU/2017 tertanggal 3 Juli 2017. Juga, untuk menegakkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010.

Dia menyebutkan, tim Inspektorat yang melakukan pemeriksaan atas dugaan tindakan indispliner atas nama Syahbudin dan Susilo Dwiko. Juga, pemeriksaan dugaan penyalahgunaan wewenang atas honor proyek pegawai PU Lampung Utara.

"Sesuai agenda pada hari ini, sekitar jam 9 tadi mereka sudah memenuhi panggilan kita dan sedang dilakukan pemeriksaan," jelas Rezki.

Ditambahkannya, setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dinas tersebut, inspektorat akan menyampaikan hasilnya kepada unsur pimpinan (Bupati dan Sekda) untuk dilakukan tindakan.

"Kita hanya mempunyai wewenang melakukan pemeriksaan. Tapi hasil akhir dari pengumpulan bukti dan keterangan saksi-saksi, akandiserahkan kepada pimpinan yang berhak memberikan keputusan," katanya.

Ditemui seusai diperiksa jajaran Inspektorat Lampung Utara, Bendahara Dinas PU Lampung Utara Fria Pratama, mengaku diperiksa terkait dugaan pelanggaran indispliner kepala dinas dan sekretarisnya.

 ‎"Ya kami dipanggil ke inspektorat karena indispliner kepala dinas dan sekretaris, untuk sementara hanya terkait itu aja," kata Fria Pratama.

‎Diungkapkannya, selain dirinya dan Kasubag Keuangan Dinas PU Lampung Utara Suyatini, juga ikut dipanggil dua orang staf Dinas PU untuk diminta keterangan atas dugaan pelanggaran indispliner dan penyalahgunaan wewenang atas honor proyek pegawai PU Lampung Utara.
(jun)