LAMPUNG UTARA
Ilustrasi. (pin/ist)
14/9/2017 10:24:57
147

APBD P Lampura Defisit Rp132 M

Harianlampung.com - Juru bicara Badan Anggaran (Bangan) DPRD Lampung Utara, Mardi Daud mengatakan APBD-P Lampung Utara 2017 mengalami defisit sebesar Rp.132 Milliar.

Hal tersebut disampaikannya usai Paripurna DPRD setempat pada (13/9). Dalam paripurna tersebut, Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2017 yang diajukan oleh pemerintah kabupaten Lampung Utara (Lampura) akhirnya disahkan dan disetujui bersama oleh DPRD Lampura menjadi perda APBD-P tahun 2017.

Mardi memaparkan dalam rancangan APBD-P tahun 2017 mengalami defisit sebesar Rp. 132.589.558.360.

Jumlah tersebut berkurang dari defisit anggaran APBD murni tahun 2017 yang mencapai Rp. 227 Milliar.

"Kami berharap kiranya pihak eksekutif dapat memaksimalkan program kerjanya untuk kesejahteraan masyarakat yang mengacu pada APBD-P tahun 2017,” ujar anggota fraksi Gerindra ini.

APBD-P tahun 2017 ini, papar Mardi terdiri dari pendapatan sebesar Rp. 118.102.364.090. Dengan dana perimbangan sebesar Rp. 1. 354.338.960.480. Pendapapatan lainnya yang sah sebesar Rp. 330.323.231.778. sehingga total berjumlah Rp. 1.802.764.563.355.

Sementara belanja tidak langsung mencapai Rp. 811.266.561.546. Belanja langsung sebesar Rp. 1.124.091.560.159 dengan total belanja sebesar Rp. 1.935.354.121.705 yang mengakibatkan defisit sebesar Rp. 132.589.558.350.

Pada kesempatan itu, Bupati melalui Wakil Bupati, Sri Widodo mengatakan setiap OPD harus mensinkronisasikan program kerjanya.

”Saya mengapresiasi kinerja DPRD selaku mitra kerja dalam melakukan pengontrolan dan mendukung program  pembangunan demi percepatan kemajuan daerah,” kata Sri Widodo

Pantauan, sebanyak 37 anggota Dewan hadir dari 45 jumlah anggota Dewan yang hadir. Sejumlah pejabat juga nampak di acara tersebut.
(ish/her)