PESISIR BARAT
Olah TKP di Kantor Dinsos Pesibar (eva/pin
18/10/2017 17:04:17
130

Kantor Dinsos Pesibar Dibobol Maling, Laptop dan Kamera Raib

Harianlampung.com - Kantor Dinas Sosial, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), dibobol maling, pada Selasa (17/10) malam. Akibatnya sejumlah barang berharga seperti laptop dan camera digital merk Canon berhasil dibawa kabur tamu yang tak diundang tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, pelaku masuk dengan cara mencongkel kunci jendela tanpa teralis yang berada di bagian depan kantor. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung mengacak isi lemari dan laci meja. Maling juga merusak dua gembok pintu ruangan Kepala Dinas dan ruang bendahara.

Kabid Pemberdayaan Sosial, Mirton ketika dikonfirmasi membenarkan kasus pencurian di kantornya tersebut. Kejadian itu baru diketahui Rabu pagi tadi saat mau berkantor, diperkirakan maling beraksi pada malam hari.

"Tadi ada staf kita yang memang pegang kunci kantor, dia sebelumnya tidak mengetahui saat masuk karena pintu utama masih terkunci tanpa ada yang rusak, namun setelah masuk kebagian ruangan, dirinya terkejut melihat pintu ruangan Kadis dan ruang bendahara terbuka dengan gembok masih tergantung," jelas Mirton.

Mengetahui kantor dari kemasukan tamu tak diundang tersebut, pihaknya langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Pesisir Tengah. "Tadi ada dua anggota yang sudah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kantor, dan menemukan barang bukti yang diduga digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya," paparnya.

Dalam pemeriksaan dan pengumpulan data, beberapa staf mengatakan bahwa pencuri kemungkinan masuk melalui jendela depan yang memang tidak dipasang teralis. Namun setelah diteliti pelaku sepertinya hanya memberikan alibi, bahwa keluar masuknya pencuri tersebut dari jendela depan.

"Dibagian depan jendela memang ada bekas congkelan, akan tetapi kuncinya tidak rusak. Pencuri keluar masuk dengan sangat rapi," ungkap salah seorang staf.

Bahkan, barang bukti yang sudah diamankan berupa obeng dan pisau, yang diduga dipakai pelaku. Anehnya, kedua barang itu, memang milik Dinas Sosial dan biasanya tersimpan di salah satu lemari. Sedangkan pisau tersebut memang punya pemilik rumah yang dijadikan sebagai kantor tersebut.

"Obeng memang punya kantor dan tersimpan dilemari, sedangkan pisau itu memang dulu pernah dipakai di kantor untuk mengupas mangga, namun entah bagaimana, pisau itu hilang saat diminta oleh pemiliknya, tapi sekarang aneh, tiba-tiba barang tersebut muncul dan sepertinya digunakan pelaku untuk mencongkel pintu jendela," papar beberapa staf di lokasi.
(eva/yls)