PESISIR BARAT
Pelantikan PPK oleh KPU Pesibar. (eva/yls)
03/11/2017 13:33:06
138

KPU Pesibar Lantik 55 Panitia Pemilihan Kecamatan

Harianlampung.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat, Tulus Basuki, melantik sebanyak 55 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur  Lampung Tahun 2018,  di Gedung Serbaguna Selalaw, Jumat (3/11), sekitar Pukul 09.00 WIB.

Pelantikan tersebut berdasarkan surat keputusan yang telah di tetapkan berdasarkan keputusan KPU Pesisir Barat nomor : 70/HK 03.1-Kpt/1813/KPU-Kab/XI/2017, tanggal 2 November 2017.

Penetapan anggota PPK dari masing-masing kecamatan itu merupakan hasil seleksi perekrutan calon PPK, mulai dari penelitian administrasi, tes tertulis hingga tes wawancara.

Tulus dalam sambutan pelantikannya menyatakan,  55 PPK yang akan bertugas dimasing-masing kecamatan sebanyak lima PKK, bahwa komponen PKK dalam Pemilihan umum sangat penting dan berperan langsung terhadap penyelenggaran Pemilu ditingkat kecamatan.

"Terselenggaranya Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Lampung Tahun 2018 merupakan tanggung jawab bersama. Tugas pertama kali dilakukan oleh PPK dimasing-masing kecamatan yakni pemutahiran data yang merupakan komponen Pemilu yang paling fatal. " kata Tulus.

Selain itu, Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pemilu semaksimal mungkin harus sesuai dan valid. Dari itu diharapkan kepada PPK disetiap kecamatan yang tersebar di seluruh Kabupaten Pesisir Barat.

Ciptakan kondisi yang baik, kerjasama yang baik antar PPK. " Lima PPK dalam kecamatan adalah satu naungan untuk menghantarkan terpilihnya dan tersalurnya suara rakyat, sehingga harus bisa menjaga kekompakan dan persatuan. KPU juga akan selalu memantau, memonitoring kinerja PPK, secara rutin," harapnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada anggota PPK dan agar bekerja sesuai dengan aturan sebagai penyelenggara Pilgub Lampung. Ia juga menegaskan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) harus terus meningkatkan pemahaman akan tugas, wewenang dan tanggung jawabnya, pahami kode etik sebagai pelaksana pemilihan umum, bersikap netral dan hindari konflik kepentingan yang dapat mengakibatkan rusaknya citra pelaksana pemilihan umum yang pada gilirannya dapat mengurangi kualitas hasil pemilu.

Setelah pelantikan, semua PPK langsung mengikuti orientasi dan pembekalan, sebagai salah satu persiapan dalam rangka tahapan untuk menghadapi Pilgub mendatang. Artinya, setelah dilantik PPK harus siap melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara.

“KPU akan menindak tegas penyelenggara pemilihan umum (pemilu) yang tidak profesional dan integritas dalam melaksanakan tugasnya. Pada orientasi dan pembekalan bagi seluruh anggota PPK yang sudah dilantik juga akan dijelaskan mengenai berbagai tahapan terkait penyelenggaraan pemilu, tugas dan fungsi anggota PPK dan pembekalan lainnya,” tandasnya.

Diketahui, dalam pelantikan PPK tersebut dihadiri anggota Komisioner KPU Pesisir Barat, Sekretaris KPU Pesisir Barat, juga  dihadiri ketua Panwaslu Pesisir Barat, Abdul Qodrat, diwakilkan oleh Kemenag, Fihri Nur.

Berikut masing masing PPK di kecamatan di Pesisir Barat, yakni:

Kecamatan Bengkunat, Yasir H, Mad Zainan Hairi, Muhammad Yani, Fahmi, Asparido.

Kecamatan Ngaras, Edwin Fiskal, Fahrazi Putra Jaya, Herozi, Sri Susilawati, Novrie Adhi.

Kecamatan Ngambur,  Edy Riyantoni, Ariya Noprizal, Jono Antar, Darmansyah, Mardi Sahenda.

Kecamatan Pesisir Selatan, Heru Rispiadi, Ihwan, Yasir Arafat, Sunar Wijaya, Thoifur Rozi.

Kecamatab Krui Selatan, Abdul Aziza, Rizwan Torip, Gunarson putra Dinata, Sumarlin, Yasrizal.

Kecamatan Pesisir Tengah, Musa, Miza Riadi, Berlan, Recha Arianto, Andri Wilson.

Kecamatan Way Krui, Hipzi, Meda Sari, Yulida Wati, Taupi Killah, Riza Anwar.

Kecamatan Karya Penggawa, Idial Gadi, Melisa Sari, Yusepareza, Erwansyah, Edy Yurham.

Kecamatan Pesisir Utara, J. Wilyan Gulta, Bambang Apriansyah, Yoki Adi Purniawan, Winnidar, Marliyanti.

Kecamatan Lemong, Ade Sanjaya, Edwar, Endar Gunawan, Rahmadi, Rustam Adri.

Kecamatan Pulau Pisang, Tunzirwan, Pardi AS, Rendi Reynaldi, Dadang Iswanto, Rixo Andeska.
(eva/yls)