PESISIR BARAT
Verifikasi Faktual KPU (pin/dok)
31/1/2018 13:12:44
526

KPU Pesibar Verifikasi Faktual Nasdem

Harianlampung.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat,  menggelar Verifikasi Faktual Partai Nasdem Pesisir Barat,  pada Rabu (31/1) sekitar Pukul 09.00 WIB di Sekertariat Partai Nasdem, di Pasar Ulu,  Kelurahan Pasar Kota Krui,  Kecamatan Pesisir Tengah.

Verifikasi Faktual Partai Nasdem yang dilakukan oleh KPU dan didampingi oleh Panwaskab Pesisir Barat tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Partai Nasdem,  Agus Istiqlal,  Sekretaris Partai Nasdem,  Abdullah Hasim,  Bendahara Partai Nasdem,  Fery Senepil dan jajaran kepengurusan partai serta sayap Partai Nasdem yakni Garda dan Gardanita Partai Nasdem.

Komisioner KPU Pesisir Barat,  Yulyanto saat melaksanakan verifikasi faktual Partai Nasdem bahwa salah satu syarat mutlak pada Tahapan pelaksanaan Pemilu yakni harus dilakukan Verifikasi Faktual Partai Politik.

KPU Pesisir Barat sudah dan tengah melaksanakan Verifikasi Faktual dari Senin (30/1) hingga Kamis (1/2) mendatang keseluruh partai politik yang terdaftar dalam Pemilu Tahun 2018 mendatang.

"Untuk Partai Nasdem Pesisir Barat yang memiliki anggota yang terdaftar dalam Sistem Informasi Politik (Sipol)  sebanyak 1426 anggota. Sehingga partai ini wajib menyiapkan sebanyak lima persen dari data yang ada untuk siap diverifikasi yakni sebanyak 62 anggota Sipol," papar Juliansyah.

Sementara disampaikan Lession Officer (LO) Partai Nasdem,  Windri bahwa Partai Nasdem sudah optimis bisa lulus Verifikasi Faktual,  karena dari syarat lima persen yang wajib diverifikasi,  Partai Nasdem menyiapkan lebih dari 100 anggota sipol.

"Tadi sudah dilakukan Verifikasi dan alhamdulilah semua berjalan lancar dan lengkap,  yang diperiksa mulai dari kepengurusan yakni ketua sekretaris dan bendahara lengkap,  30 persen keterlibatan perempuan mencukupi dan SK kepengurusan serta domisili kantor beserta kengkapan lainya semua sudah selesai diperiksa, dengan menunjukkan KTA,  KTP-e dan berkas lainnya, " pungkas Windri.
(eva/iqb)