PESISIR BARAT
PPKH Pesibar Gelar Rapat Tim Koordinasi (eva/pin)
15/5/2018 09:33:59
205

Melalui PPKH, Pemkab Pesibar Siapkan Program Pengentasan Kemiskinan

Harianlampung.com - Dalam rangka percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Pesisir Barat, Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH) gelar rapat tim koordinasi yang bertempat di ruang rapat bupati,  Sekretariat Pemkab Pesibar,  Senin (14/5).

Hadir dalam kegiatan Rapat koordinasi tim tersebut,  Kepala Bappeda, Zukri Amin,  yang merupakan Ketua tim PPKH, Kepala Dinas Sosial, Marzuki,  selaku Sekretaris Tim, dan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kemenag dan 11 camat di wilayah Pesisir Barat sebagai anggota Tim, dan turut  hadir pula Korkab dan Korcam PKH Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda, Zukri Amin yang sekaligus sebagai ketua Tim Koordinasi berharap semua pihak dapat mendukung semua Program pemerintah, termasuk PKH yang bergulir kepada masyarakat dalam setiap tahunnya.

"Melalui  Program Keluarga Harapan diharapkan Keluarga Penerima mampu merubah minset  dan perilaku  sehingga tidak selamanya menjadi penerima bantuan, tapi sebaliknya mereka bisa berubah menjadi keluarga sejahtera dengan memaksimalkan kualitas pendidikan dan kesehatan keluarganya," papar Zukri.

Senada dengan hal tersebut Kepala Dinas sosial,  Marzuki, juga memaparkan dihadapan para camat dan perwakilan OPD yang hadir bahwa KPM PKH berhak menerima bantuan komplementaritas seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Bantuan Rumah Tidak Layak Huni(RTLH), Kelompok Usaha Bersama(Kube) dan program subsidi gas dan listrik.

"Tahun 2018 Program Keluarga Harapan telah menyentuh 9.590 Keluarga di Pesisir Barat dengan total bantuan 1.890.000,-/keluarga pertahun yang dibagi dalam 4 tahap. Didukung dengan 42 Pendamping yang tersebar disemua kecamatan," jelas Marzuki.

Dampak positif yang sudah dirasakan dengan adanya PKH adalah meningkatnya tarap pendidikan keluarga penerima, dari data para pendamping terdapat peningkatan signifikan anak-anak PKH yang mampu melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi, data tahun 2016 ada sekitar 15 anak KPM PKH yang kuliah, Tahun 2017 bisa naik menjadi 35 anak.

Dalam presentasinya Korkab PKH Pesisir Barat Dendi, menjelaskan bahwa semua KPM PKH mulai tahun 2017 tidak lagi menerima bantuan cash di Kantor pos, tapi  mencairkan bantuannya di ATM terdekat karena masing-masing KPM sudah diberikan buku rekening dan ATM. Dalam proses pendampingan diharapkan semua tenaga pendamping dapat memaksimalkan Kegiatan Family Depelovment Session dan bersinergi dengan semua stakeholder dari tingkat pekon sampai kabupaten dan berpartisifasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang mampu mendukung kelancaran program unggulan pemerintah ini.

" Melalui berbagai program seperti pendampingan Kube atau Usaha Ekonomi Produktif, koperasi dan lain-lainnya," tutup Dendi.
(eva)