PESISIR BARAT
Perahu Korban (eva/pin)
06/7/2018 11:08:04
174

Seorang Nelayan Hilang di Sekitar Perairan Pekon Mandirisejati

Harianlampung.com - Masyarakat Pekon Tanjungsetia Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) digegerkan dengan berita mengejutkan dari salah seorang warga setempat berprofesi nelayan yang tidak pulang usai pergi melaut, Jumat (6/7).

Salah seorang warga setempat, Iswandi ketika ditanyakan informasi tersebut mengatakan bahwa korban adalah Saipulah bin Alani (40), pada Kamis (5/7), sekitar Pukul 16.00 WIB, berangkat ke laut menggunakan perahu miliknya untuk memasang alat penangkap bibit lobster atau benur.

"Seharusnya korban usai memasang alat penangkap benur sudah pulang sekitar Pukul 18.00 WIB, namun hingga sekitar Pukul 23.00 WIB, korban masih belum pulang juga," kata Iswandi.

Mengetahui informasi tersebut, nelayan setempat langsung memutuskan pencarian, hingga akhirnya perahu korban berhasil ditemukan di sekitar perairan Pekon Mandirisejati Kecamatan Krui Selatan.

"Perahunya ditemukan di laut Mandirisejati, sekitar 150 Meter dari bibir pantai," lanjutnya.

"Saat perahu korban ditemukan, mesinnya dalam kondisi terbungkus rapi dan jangkar terpasang. Mesin sendiri setelah dicek dalam kondisi macet," imbuhnya.

Masih kata Iswandi, diduga kuat korban sendiri hanyut terbawa oleh arus kuat, dimana saat kejadian cuaca memang masih dalam kondisi yang tidak bersahabat. "Kami menduga karena perahu korban mogok, sehingga korban memberanikan diri untuk berenang ke pinggir pantai guna mencari pertolongan. Namun karena arus yang kuat ditambah waktu kejadian malam hari, diduga korban mengalami kelelahan dan hanyut terbawa arus," pungkasnya.

Dia menandaskan saat ini upaya pencarian masih terus dilakukan, dengan harapan korban bisa segera ditemukan.

"Pencarian masih dilakukan di sekitar perairan Mandirisejati hingga muara sungai Waysaral Pekon Lintik," tukasnya.
(eva)