PRINGSEWU
Seleksi wawancara calon Anggota PPS. (lin/pin)
08/11/2017 13:17:16
132

719 Calon Anggota PPS se- Pringsewu Jalani Tes Wawancara

Harianlampung.com - Sebanyak 719 calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Pringsewu menjalani tahapan tes wawancara oleh masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Calon PPS ini berasal dari 126 pekon dan 5 kelurahan dari 9 kecamatan yang ada di Pringsewu.

Seleksi calon anggota PPS ini  dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Lampung yang akan digeler Februari tahun 2018 mendatang.‎

‎Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu A. Andoyo mengatakan, tes wawancara calon anggota PPS dilakukan dua hari, Selasa-Rabu (7-8/11). "Untuk tes wawancara, kami serahkan sepenuhnya ke pihak lima anggota PPK masing-masing kecamatan. Sedang jajaran KPU kabupaten hanya memantau saja," ujarnya.

Kemudian hasilnya dilaporkan ke pihak KPU Pringsewu dilakukan tahapan selanjutnya. "Jadi nanti secara keseluruhan anggota PPS yang diterima 393 anggota se-Kabupaten Pringsewu. Untuk penetapan dan pengumuman PPS yang diterima yakni pada Kamis 9 November," jelas Andoyo.

Sementara Ketua PPK Kecamatan Pringsewu Sonianto didampingi empat rekan kerjanya Joko Supriono, Achmad Kurniawan, Bernadhita Herindri S.U

Bertaniken D‎, mengatakan, pada tes wawancara itu dimaksudkan untuk menyeleksi dan mencari tiga besar di masing-masing pekon dan kelurahan.

Sedang pada materi tes wawancara calon anggota PPS meliputi rekam jejak calon, pengetahuan tentang aturan pemilihan, komitmen integritas, pengetahuan kewilayahan serta tanggapan masyarakat.

Sonianto menjelaskan, calon anggota PPS yang   lulus tes wawancara adalah peserta yang benar-benar potensial dan tanpa ada rekayasa. “Saya yakin calon anggota PPS yang  lulus menjadi tiga besar adalah murni atas kemampuannya masing-masing tanpa ada rekayasa dari jajaran kami,”ujarnya.

Ditempat terpisah anggota KPU Kabupaten Pringsewu Agus Prianto memaparkan,  untuk persyaratan calon anggota PPS diantaranya, warga Negara Indonesia, berusia paling rendah 17 tahun, setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara, UUD RI 1945 dan cinta Proklamasi 17 Agustus 1945. Mempunyai integritas,  pribadi yang kuat, jujur dan adil.

Tidak menjadi anggota Parpol yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling kurang dalam jangka waktu lima (5) tahun tidak lagi menjadi anggota Parpol yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus parpol yang bersangkutan.

Berdomisili dalam wilayah kerja  PPK dan PPS, mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, pendidikan minimal SLTA atau sederajat.

Tidak pernah dipenjara pidana berdasarkan keputusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih serta belum pernah menjabat dua kali sebagai anggota PPS.

‎‎Agus Prianto menambahkan, bahwa perekrutan PPS itu dengan dasar hukum tentang pendaftaran calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS)  pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung tahun 2018 diantaranya, peraturan KPU No.1 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018.

"Juga adanya Keputusan KPU Provinsi Lampung Nomor 38/HK.04.1-Kpt/18/Prov/X/2017 tentang pedoman teknis tata kerja KPU Provinsi Lampung, KPU Kabupaten/Kota, PPK, PPS dan KPPS dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung tahun 2018," imbuh Agus Prianto.
(lis/yls)