PRINGSEWU
Acara Sosialisasi di SMP 4 Pringsewu. (lis/pin)
10/11/2017 12:57:06
136

Inspektorat Pringsewu Sosialisasikan Satgas Saber Pungli

Harianlampung.com - Inspektorat Kabupaten Pringsewu menggelar road show di 9 kecamatan se-Kabupaten Pringsewu untuk mensosialisasikan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli).

Sosialisasi diawali di Kecamatan Adiluih pada Kamis (1/11) ‎dan berakhir di Kecamatan Gadingrejo, Senin (13/11). Sedang pada tingkat Kabupaten, akan di laksanakan pada Selasa (15/11) di Aula Pemkab Pringsewu.

Menurut Farida, Irban I pada Inspektorat Kabupaten Pringsewu mewakili Kepala Inspektorat Endang Budiarti, pihaknya sejak awal November 2017 telah merealisasikan program tersebut secara bergilir di setiap kecamatan.

“Pada setiap sosialisasi itu, selalu mengikut sertakan sekitar 200 peserta," jelas Farida usai membuka sosialisasi Satgas Saber Pungli tingkat Kecamatan Pringsewu yang berlangsung di kampus SMPN 4 Pringsewu, Jumat (10/11).

Para peserta meliputi Kepala UPT Pendidikan dan jajarannya, Kepala Sekolah SMP, SD dan lembaga kecamatan. Sekretaris dan perangkat kecamatan, kepala pekon dan perangkat, Ketua BHP dan anggota, PKH, pendamping pekon serta Kepala Puskesmas dan jajarannya.

“Dengan menghadirkan pemateri dari pihak Kejaksaan Negeri Tanggamus di Pringsewu, BIN Daerah Lampung, Polres Tanggamus."Sedang dari Ispektorat Kabupaten Pringsewu menurunkan pemateri Irban II Hariyadi dan W.Sarifudin serta saya sendiri," jelas Farida.

Farida menuturkan, para pemateri itu memaparkan tentang, deteksi dini terhadap aktifitas pungli yang dilakukan ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Upaya preventif dalam rangka mencegah terjadinya pungutan liar.

Serta pemberian masukan dan saran kepada Ketua pelaksana terkait penindasan yang dilakukan. Upaya-upaya represif (OTT) terhadap pelaku pungli‎ di Organisasi Perangkat Daerah yang memberikan pelayanan publik dan pengelolaan Dana Bos dan Dana Desa.

Farida menambahkan ‎kegiatan sosialisai Satgas Saber Pungli itu bertujuan agar aparat dan pihak-pihak terkait tidak mencoba atau melakukan pungli. “Bila ada masyarakat menemukan ada dugaan pungli, maka bisa menghubungi Call center kami yakni 0813 6906 5008," tandas Farida.
(lis/yls)