PRINGSEWU
Acara pembekalan 200 calon Purna Bhakti ASN. (lis/pin)
14/11/2017 15:41:15
141

DP KORPRI Pringsewu Beri Pembekalan 200 Calon Purna Bhakti ASN.

Harianlampung.com - Sekretarit Dewan Pengurus (DP) KORPRI‎ Kabupaten Pringsewu memberikan pembekalan kepada 200 peserta calon purna bhakti anggota KORPRI/ASN Kabupaten Pringsewu. Para peserta diberi wawasan tentang kewirausahaan menghadapi pensiun.

Sekretaris KORPRI Kabupaten Pringsewu Rudito menuturkan, ‎kegiatan itu berlangsung di Aula STKIP Muhammadiyah Pringsewu, Selasa (14/11). Dari 200 peserta merupakan ASN fungsional dan struktural yang akan pensiun pada 2018 dan 2019 mendatang.

Acara ini menghadirkan beberapa pemateri, diantaranya Joko Waluyo selaku Ketua Kelompok Peternak Kambing Mandiri Kecamatan Sukoharjo, Rianto Pamungkas  Pimpinan PT. Citra Putra Mandiri (Kopi Klangenan), Eko Sugiarto (BSM Bank Sariah Mandir) dan Dedi Rosadi (PT.Taspen Bandar Lampung)

Rudito mengatakan, tujuan pemberian pembekalan itu untuk memberikan motivasi kepada para peserta jika ingin menjadi wira usahawan dan menjadi manusia yang produktif setelah pensiun nanti.

Menurutnya dengan wirausaha secara mandiri dan menyibukkan diri dengan beraktifitas maka akan banyak yang dapat diperbuat. "Bahkan yang paling penting juga dapat  meningkatkan ekonomi dirinya sendiri maupun masyarakat secara luas menuju Kabupaten Pringsewu Bersahaja. Maka saya harap para calon purna bhakti agar serius menyerap semua materi yang diberikan," harap Rudito.

Sementara itu, Asisten III Sekkab Pringsewu Alwi Siregar ketika membuka agenda itu mewakili Bupati Pringsewu mengatakan, bahwa kegiatan pembekalan calon Purna Bhakti anggota KORPRI Kabupaten Pringsewu memang perlu dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan produktifitas pegawai yang akan memasuki pensiun."Sehingga mereka nantinya para calon purna bhakti akan memiliki kesiapan baik fisik maupun mental," ujarnya.

Menurutnya untuk dapat menjalani kehidupan sesudah pensiun diperlukan langkah antisipasi dalam mempersiapkan rencana yang akan dilakukan adalah hal yang sangat penting, karena bagi yang akan memasuki masa pensiun atau purna bhakti diperlukan dan persiapan yang matang.

"Mudah-mudahan dengan adanya pembekalan ini dapat menjadi bekal yang sangat berguna bagi para calon purna bahkti," harapnya.

Asisten III Sekkab Pringsewu juga mengharapkan, kepada nara sumber agar dapat menyampaikan materi dengan sebaiknya serta secara rinci dan jelas agar dapat diterima oleh para peserta.

‎"Begitupun kepada para peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini, sehingga dapat memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang cukup serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan setelah sudah tidak aktif lagi berdinas," tandas Alwi.‎
(lis/yls)