PRINGSEWU
Ir. Ofrial kabid PDN (her/pin)
14/12/2017 11:52:46
859

Disdag Lampung Gelar Pasar Murah di Desa Fajar Agung

Harianlampung.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Perdangan (Disdag) Provinsi Lampung menggelar pasar murah bersubsidi di Desa Fajar Agung Kecamatan Pringsewu , Kabupaten Pringsewu, Kamis (14/2/17).

Pasar murah yang digelar dalam rangka menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018 ini dibuka oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo yang diwakili Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negri (PDN) Ir.Ofrial.  Dalam sambutannya Ofrial mengatakan pasar murah dilaksanakan pemerintah secara rutin. Tujuannya, menjaga harga kebutuhan bahan pokok tetap stabil sekaligus menekan inflasi yang biasanya menjelang Natal dan Tahun Baru akan ada kenaikan harga bahan pokok, ujarnya.

Sudah menjadi fenomena umum, kata dia, setiap menjelang akhir tahun dan berganti tahun atau hari besar lainnya termasuk Natal, harga berbagai kebutuhan pokok selalu melonjak naik. Pasar murah berperan untuk menekan atau menyetabilkan harga-harga bahan pokok agar tidak memberatkan masyarakat, terutama dari kalangan kurang mampu.



"Harga kebutuhan bahan pokok yang stabil, pada gilirannya dapat mengendalikan inflasi," ujarnya seraya menyebutkan beberapa bahan pokok yang tersedia di pasar murah antara lain beras, telur, minyak goreng, dan gula serta gas elpiji maupun tepung terigu.

Pemerintah terus berupaya menjaga harga kebutuhan bahan pokok tetap stabil, yang selalu naik pada saat ada momen tertentu, seperti menjelang Natal dan tahun baru ini. "Untuk itu, pemerintah juga berupaya menjamin kelancaran pasokan dan ketersediaan stok barang," katanya.

Dia menegaskan, pasar murah yang dilakukan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/kota, merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, sehingga masyarakat terbantu.

"Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, membantu masyarakat kurang mampu melalui pasar murah bersubsidi, yang menawarkan berbagai kebutuhan bahan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan dengan harga di pasar," ujarnya.

Menurut dia, kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok dimungkinkan karena meningkatnya permintaan terhadap bahan pokok dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.



"Saya menyadari baha pasar murah yang digelar hari ini belum memenuhi harapan seluruh masyarakat, terutama dari segi kuantitas penyediaan barang yang dibutuhkan. Namun mudah-mudahan melalui pasar murah ini dapat lebih meningkatkan kebersamaan di antara aparatur, duni usaha dan masyarakat,yang pada intinya meringankan masyarakata" harapnya.

Dia mengimbau masyarakat memanfaatkan kegiatan pasar murah ini sebaik mungkin dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan pokok.

Selain itu, dia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Bulog, PT (Persero) Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), pimpinan perusahaan dan pelaku usaha yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.
(her)