PRINGSEWU
FGD Dinas Lingkungan Hidup Pringsewu. (lis/pin)
14/12/2017 15:10:25
676

Dinas LH Pringsewu Kaji Dampak Lingkungan Pekerjaan Konstruksi

Harianlampung.com - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pringsewu menggelar Focus Group Discussion (FGD) lanjutan untuk mengkaji pengkajian dampak lingkungan pekerjaan jasa konstruksi, daya dukung dan daya tampung lingkungan tahap II tahun 2017. Acara ini digelar di Hotel Urban, Pringsewu, Kamis (14/12).

FGD  dibuka oleh Sekretaris Lingkungan Hidup Pringsewu Ediyanto.‎ Pada acara tersebut juga  dilakukan ekspose oleh Konsultan CV. Hujan Anugerah Kreasindo melalui Tenaga Ahli M. Pinang Jaya  serta Ahli Pratama  Lingkungan Hidup Suhartomo.

Dikatakan Ediyanto,  FGD yang dilaksanakan merupakan amanat atas UU Nomor 32 Tahun 2009 Tentang PPLH Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang masuk dalam tahapan pengendalian selain dokumen RPPLH Rencana Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Sedang kajian DDDTL merupakan salah satu muatan kajian yang mendasari penyusunan atau evaluasi atas RTRW Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Pringsewu."Hal itu sebagaimana termaktub dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2012,"jelasnya.

Sementara itu Dadan Prasada selaku Kepala Bidang Penataan dan  Peningkatan Kapasitas pada Dinas Lingkungan Hidup setempat menambahkan selain menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup dan keselamatan masyarakat, setiap kajian wajib memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Output atau keluaran FGD ini adalah menyediakan peta dasar atas peta jasa ekosistem pangan, air bersih, serat, energi, dan sumber genetik. "Sedangkan iput peta yang menjadi bahan dasar penentuan adalah peta ekoregion dan peta tutupan lahan,"jelas Dadan.

Hadir pada acara itu dari unsur BAPPEDA, Dinas Pertanian, Dinas LH, Dinas PU Pera., Dinas Kepemudaan, Olahraga dan  Pariwisata, Bagian Bina Administrasi Pembangunan dan Wakil Kecamatan Pringsewu, Pagelaran, Gadingrejo, Sukoharjo, Ambarawa dan Banyumas.
(lis/ale)