TANGGAMUS
Ilustrasi (pin/ist)
22/10/2017 19:08:04
110

Tanggamus Dorong Produksi Cabai dan Bawang

Harianlampung.com - Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Tanggamus melakukan pembinaan terhadap pembudidayaan komoditas bawang merah dan cabai besar untuk meningkatkan kesejahteraan para petani setempat. 
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Hortikultura Mansyur mewakili Kepala DTPH Soni Isnaini, pembudidayaan komuditas bawang merah dan cabai merah besar di Tanggamus cocok dengan kondisi iklim dan topografi serta unsur hara tanahnya. Sehingga jika di lakukan pembudidayaan dengan baik dan benar maka produktifitas tanaman akan maksimal.

"Pembudidayaan komuditas bawang merah sangat bernilai ekonomis, begitu juga dengan komuditas cabai merah, karena iklim dan unsur tanah di Tanggamus cocok, sehingga panen kedua komuditas ini bisa maksimal. Untuk pengembangan budidaya bawang merah, dilakukan oleh petani padi, jadi bawang merah sebagai tumpang gilir paska panen padi, sedangkan budidaya cabai merah besar, tumpang sari dengan sayur mayur," katanya, kemarin (22/10).

Mansyur menerangkan, untuk luas lahan pengembangan komuditas bawang merah seluas 93 hektare, yang tersebar di beberapa Kecamatan diantaranya Kecamatan Kota Agung Timur, Gisting, Gunung Alip, Sumberejo, Pulau Panggung dan Air Naningan. Sedangkan untuk luas lahan pengembangan budidaya komuditas cabai besar seluas 289 hektare lahan, yang tersebar hampir di 20 Kecamatan yang ada di Tanggamus.

"Akan tetapi sebagai sentra produktifitas kedua komoditas ini diantaranya masih di Kecamatan Kota Agung Timur, Gisting, Sumberejo, Pulau Panggung, Air Naningan dan tentunya Ulu Belu," terangnya.

Mansyur menambahkan, adapun produktifitas atau hasi panen pembudidaya komuditas bawang merah, secara global sampai bulan Juni 2017 berdasarkan data yang telah di input Dinas mencapai 33 ton. Sedangkan produktifitas atau hasil panen untuk komuditas cabai besar secara keseluruhan juga sampai bulan Juni, sesuai input data mencapai 191 ton.

"Untuk pemasaran sangat lancar, para petani telah memiliki pengepul langganan sendiri yang langsung ke sentra-sentra atau ke pertanian mereka dan langsung melakukan transaksi. Untuk harga sifatnya fluktuatif, berdasarkan permintaan pasar secara nasional," imbuhnya.

Untuk pembinaan kepada petani pembudidaya bawang merah dan cabai besar, dan juga komuditas lainya seperti cabai rawit, sawi, kol dan jenis hortikultura lainya atau sayur mayur, pihak DTPH gencar melaksanakan penyuluhan yang dibantu petugas penyuluh lapangan. Kemudian juga pembinaan melalui bimbingan teknis dan pendidikan pelatihan. Untuk pembinaan tersebut sifatnya melalui kelompok tani (poktan) budidaya, tidak ke perseorangan petani. Sehingga ilmu yang disampaikan akan di salurkan kepada para anggota kelompok tani.

"Pembinaan juga sudah satu paket dengan bantuan-bantuan yang kami berikan seperti bibit dan sarana penunjang pertanian, untuk pupuk kami tegaskan memakai pupuk secara organik, sehingga komuditas yang di hasilkan layak dan sehat konsumsi, jadi tidak hanya ingin hasil yang banyak namun kualitas itu lebih penting, untuk penyaluran pembinaan dan bantun melalui kelompok, seperti untuk komuditas bawang merah ini, ada 18 kelompok tani yang kami bina," katanya
(zim/iqb)