TANGGAMUS
Paripurna DPRD Tanggamus. (zim/pin)
23/10/2017 09:45:31
127

Tanggamus Gelar LKPJ-AMJ

Harianlampung.com - Tanggamus-Menjelang berakhirnya masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Tanggamus periode 2013-2018, Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi menjelaskan pencapaian kinerja dari tahun 2013-2017 dalam sidang paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban akhir masa jabatan (LKPJ-AMJ) yang digelar Jumat petang (20/10).

Didepan anggota DPRD Tanggamus, Samsul Hadi menyampaikan, bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanggamus berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam lima tahun terakhir relatif stabil diatas angka 5 persen. Kemudian tingkat inflasi  yang dipengaruhi oleh kenaikan harga pada tahun 2013 mencapai 4,05 persen dan pada tahun 2016 tingkat inflasi menurun menjadi 2,51 persen.

"Angka inflasi tahun 2016 tersebut lebih rendah dari angka inflasi nasional yang mencapai 3,02 persen, itu artinya harga barang dan komoditi di Tanggamus relatif lebih rendah dibanding daerah lain," kata Samsul.

Dilanjutkan Samsul, bahwa jumlah angkatan kerja tahun 2016 sebanyak 280,783 orang,sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai angka 68,46 persen. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Tanggamus sebesar 5,72 persen lebih rendah dibandingkan  dengan TPT rata-rata Provinsi Lampung sebesar 5,78 persen. "Adanya perkembangan tingkat perekonomian   di Kabupaten Tanggamus yang relatif masih terkendali dan  tingkat inflasi serta tingkat pengangguran  yang bisa ditekan tentunya tidak terlepas  dari berbagai program pembangunan yang berhasil dilaksanakan," ungkap wabup.

Untuk pendapatan daerah, terus Samsul, dari tahun ketahun target yang ditetapkan selalu meningkat, dengan capaian realisasi rata-rata 90 an persen. Pendapatan tahun 2013  ditargetkan sebesar Rp922 miliar terealisasi sebesar Rp883,8 miliar atau sebesar Rp95,85 persen, sementara pendapatan daearah tahun anggaran 2017 ditargetkan sebesar 1,55 triliun sampai triwulan II terealisasi sebesar Rp752 miliar atau sebesar 48,36 persen.

"Lalu untuk belanja daerah yang merupakan komponen pengeluaran yang digunakan untuk menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik, pada tahun 2013 ditargetkan sebesar Rp975 miliar terealisasi sebesar Rp899 miliar atau 92,16 persen, sementara pada tahun 2017 , nilai belanja daerah dianggarkan sebesar Rp1,54 triliun sampai triwulan II terealisasi sebesar 686,5 miliar," ujarnya.

Dalam bidang pemerintahan, Samsul juga pamer beberapa keberhasilan pemkab, diantaranya meraih predikat kabupaten/kota peduli HAM tingkat nasional tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM, meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan dari BPK RI selama dua tahun berturut-turut pada tahun 2014 dan 2015. Lalu meraih juara II lomba pekon tingkat nasional tahun 2015 dan penghargaan tata nugraha tahun 2015 yaitu penilaian kinerja penyelenggaraan sistem transportasi.

Dibidang pendidikan sampai tahun 2017 telah berhasil merehabilitasi hampir seluruh sekolah yang ada dan membangun unit sekolah baru. "Sehingga saat ini jumlah sekolah di Kabupaten Tanggamus mencapai 409 unit SD, 57 unit MI, 81 unit  SMP,47 unit MTs, 27 unit SMA dan 18 unit MA. Jumlah rehab total seluruh sekolah SD/MI selama tahun anggaran 2013-2017 mencapai 626 unit, rehab SMP/MTs mencapai 149 unit," papar Samsul.

Untuk bidang kesehatan, terus Samsul, dari tahun ketahun terus dibenahi dan ditingkatkan. "Hingga tahun 2016 jumlah rumah sakit sebanyak 2 unit, rumah bersalin 2 unit, Puskesmas 23 unit, klinik/balai kesehatan 19 unit, poskesdes 198 unit dan posyandu plus sebanyak 672 unit," kata dia.

Dikatakan Samsul bahwa tantangan dan kendala pembangunan dimasa depan akan semakin berat, mulai dari penyelenggaraan good govermance, keterbukaan dan tuntutan masyarakat akan pelayanan prima. Hal itu hendaknya menjadi cambuk bagi kita semua untuk meyatkan tekad dan mempererat kerjasama serta berupaya lebih keras lagi demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. "Apa yang telah disampaikan tersebut, kiranya dibahas secara internal oleh dewan terhormat dan kami berharap rekomendasi telah kami terima dalam kurun 30 hari mendatang sehingga akan turut berkontribusi terhadap upaya pembaharuan manajemen pemerintahan berbagai aspek," pungkas wabup.

Sementara itu, Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, mengatakan bahwa, penyampaian LKPj-AMJ oleh bupati akan dibahas oleh pansus LKPj. "Untuk kapan pembahasannya masih akan dibahas dulu ditingkat banmus, namun yang jelas pansus LKPj AMJ sudah dibentuk," kata Heri.
(zim)