TANGGAMUS
Ekspose Polsek Tanggamus (zim/pin)
22/2/2018 19:43:18
780

Polisi Amankan Pengedar Uang Palsu di Tanggamus

Harianlampung.com - Agustiawan (24) warga Pekon Negeri Ngarip Kecamatan Kota Agung tersangka pengedar uang palsu di Pasar Kota Agung ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kota Agung Polres Tanggamus.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si. Kapolsek Kota Agung AKP Syafri Lubis mengatakan tersangka ditangkap Bripka Dedi Irawansyah di pasar Kota Agung kemarin Rabu (21/2) pukul 13.00 Wib.

"Tersangka ditangkap usai bertransaksi mengunakan uang palsu dengan korban Anudin (19) pedagang pakaian di Pasar Kota Agung," kata AKP Syafri Lubis, Kamis (22/2) di Polsek Kotaagung.

Kapolsek menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan upaya Polsek Kota Agung menerjunkan anggota guna menyelidikan peredaran uang palsu. 

"Berdasarkan laporan masyarakat adanya peredaran uang palsu di pasar kota agung, maka kami terjunkan anggota melakukan penyelidikan," jelas AKP Syafri Lubis.

Dari tangan tersangka yang merupakan debt colector sebuah leasing motor di Kota Agung tersebut, diamankan 9 lembar uang palsu pecahan 50 ribuan yang disimpan di tas selempangnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini tersangka berikut barang bukti 9 lembar uang palsu, tas dan dompet ditahan di Polsek Kota Agung. 

"Tersangka dapat dijerat Pasal 244 KUHP subsider 245 KUHP tentang uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkas AKP Syafri Lubis.

Modus tersangka mengedarkan uang palsu dengan cara berbelanja pakaian, pulsa dan kelengkapan handphone.

"Tersangka dengan sengaja mengedarkan uang palsu dengan cara membelanjakannya kepada para pedagang di Pasar Kota Agung dengan tujuan memperoleh barang dan kembalian uang asli dari korbannya," ungkap Kapolsek Kota Agung AKP Syafri Lubis, Rabu (22/2)

Tersangka mengakui membeli uang palsu 13 lembar pecahan 50 ribu dengan membayarnya Rp. 150 ribu uang asli. Uang palsu tersebut dibelinya dari pelaku bernama Dedi asal Lampung Timur yang dikenalnya saat sama-sama bekerja di Jakarta namun baru-baru ini berjumpa di Tanggamus.

"Saya bertemu Dedi di jembatan Jembatan Pekon Terbaya, dan dia memberikan 12 lembar uang palsu pecahan 50 ribu. Saya disuruh membayarnya Rp. 150 ribu," ujar Agustiawan.

Anudin (19) pedagang pakaian di pasar kota agung, mengungkapkan pelaku datang ke tokonya membeli celana dengan harga 55 ribu, pelaku memberikan uang pecahan 50 selembar dan pecahan 5 ribu selembar lalu langsung pergi kearah jalan raya. 

"Kemarin sekitar pukul 13.00 Wib datang sendirian membeli celana, setelah dia pergi lantas saya trawang ternyata pecahan 50 ribu palsu. Kemudian saya kejar dan berhasil ditangkap polisi dijalan depan pasar," ungkapnya.
(zim)