TULANGBAWANG BARAT
Ilustrasi. (pin/dok)
01/5/2017 18:51:36
331

LPA Tubaba Tangani Korban Tindakan Asusila

Harianlampung.com - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Tulangbawang Barat, (Tubaba) menangani Ag (16), warga Margodadi, Kecamatan Tumijajar, yang menjadi korban tindakan asusila rekan-rekannya.

Remaja tanggung itu depresi dan mengalami gangguan jiwa. Ag menjadi sering marah-marah tanpa alasan dan meracau. Bahkan, dia sempat melukai ibunya menggunakan sabit. Para tetangganya pun memilih diam jika bertemu Ag.

Peristiwa yang mengakibatkan Ag depresi itu bermula saat dia menggantikan ayahnya sebagai buruh pengurus tanaman semangka di Regestar 46 Mesuji bersama lima orang temannya.

Ketika di rantau itulah Ag menjadi korban asusila kelima rekannya. Dengan alasan sebagai sanksi karena dia kalah bermain remi, rekan-rekannya itu merudakpaksa Ag sebagai korban tindakan asusila. Perbuatan itu leluasa dilakukan karena tangan dan kaki Ag diikat.

Kejadian buruk yang mengakibatkan Ag depresi itu, tak terkuak oleh penegak hukum. Informasi yang diperoleh harianlampung.com, kedua belah pihak sepakat berdamai. Dengan kompensasi, terduga pelaku bersedia memberikan biaya pengobatan hingga Ag pulih.

LPA yang mengetahui Ag depresi akibat tindakan asusila teman-temannya, turun tangan dan berjanji mendatangkan psikolog. Untuk ini, LPA meminta biaya sebesar Rp3 juta dari para pelaku.

Pemberian uang itu dibenarkan Kepala Tiyuh (Desa) Margodadi Sardiman. "Kami telah memberikan kepada LPA Tubaba sejumlah uang tunai sebesar tiga juta rupiah. Kabarnya untuk biaya transportasi dan biaya mendatangkan psikolog," katanya melalui telepon selulernya, Minggu (30/4).

Menurut Sardiman, kini LPA yang akan mengurus Ag hingga pulih. "Mungkin ada biaya lagi nanti, tapi besarannya belum tau. Pihak LPA akan bekerja sama dengan Dinas Sosial," ujarnya.
(frk/mfn)