TULANGBAWANG BARAT
Ilustrasi (pin)
21/2/2018 08:36:20
742

Perpanjangan HGU PT.SGC Bermasalah

Harianlampung.com - Forum LSM Bersama Tulang Bawang menyoroti perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT Sugar Group Companies (SGC) yang diduga sarat pemalsuan dan pembohongan publik.

Ketua Forum LSM Bersama Tulang Bawang, Sobri mengatakan pihak SGC memalsukan dukumen dalam perpanjangan HGU atas nama PT Sweet Indolampung (SGC) pada 1 september 2015 lalu. Diketaui HGU tersebut dikeluarkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang dengan nomor 87/HGU/KEM-ATR/BPN 2017.

Kenapa HGU diperpanjang 18 Agustus 2017 sementara HGU-nya habis 31 Desember 2018,” kata Sobri, Selasa (20/2).

Selain itu, terkait dengan masa panen tebu, pihak SGC mengklaim tidak melakukan pembakaran. Namun fakta dilapangan, setiap tahunnya pihak perusahaan memanen tebu dengan cara dibakar. Sehingga PT SGC menjadi salah satu penyumbang polusi dan bahkan mengancam kesehatan warga setempat.

“Mirisnya lagi PT SGC menimbun rawa-rawa dan lahan gambut guna memperluas lahan daratan untuk ditanami tebu dengan tidak memikirkan dampak lingkungan,” ungkap Sobri.

Kemudian berdasarkan laporan Badan Pertanahan Nasional Lampung 30 Mei 2016, PT SGC telah melaksanakan Corporate Social Reponsibilty (CSR) dalam bidang ekonomi sosial, namun hingga saat ini CSR tersebut belum dirasakan oleh warga.

Ini salah satu pembohongan publik dan pemalsuan dokumen. PT SGC mengklaim bahwa HGU mereka berbatasan dengan sungai Tulang Bawang dan Sungai Terusan, namun kenyataanya kampung tersebut sudah ada sebelum PT SGC berdiri,” ungkapnya.


 

(pin)